Kasus DD, Kades Tanah Merah Kabupaten Sampang Ditahan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) PENYIDIKAN: Kepala Desa (Kades) Tanah Merah Suhartono, harus mendekam dibalik jeruji besi setelah ditahan oleh tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejarin) Sampang.

KABARMADUR.ID, SAMPANG– Kasus dugaan penyelewengan anggaran dana desa (DD) Tanah Merah Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang  terus dikembangkan. Hasilnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) menahan kades yang sebelum ditetapkan sebagai tersangka. Penahanan dilakukan, setelah beberapa kali dilakukan pemeriksaan.

”Kades Suhartono sudah ditahan mas. Disini ramai, sudah tidak pulang ke rumahnya sejak beberapa hari lalu dan memang beberapa hari tidak terlihat berkeliaran. Informasi di masyarakat katanya masalah kasus korupsi. Cuma kami tidak mengetahui pasti apa masalah yang menyeretnya ke kejaksaan. Namun ada informasi lain, karena proyek jalan,” ungkap salah satu warga yang menolak namanya dikorankan, Selasa (29/6/2021).

Bacaan Lainnya

Data Kabar Madura, diduga ada realisasi penggunaan DD yang tidak tuntas di Desa Tanah Merah. Bahkan,ada pekerjaan pembangunan tidak selesai sedangkan dana anggaran terserap habis. Sehingga, kasus ini menjadi atensi sejumlah pihak pemerintah. Sebelumnya, kasus itu disoroti Inspektorat Sampang. Sejumlah tim auditor diterjunkan untuk menyelidiki dugaan penyimpangan DD.

Kasi intel Kejari Sampang Achmad Wahyudi membenarkan adanya penahanan itu. Dikatakan, jika tersangka ditahan sejak hari Jum’at (25/6/2021) oleh penyidik untuk kelancaran proses penyidikan. “Bukan ditangkap tapi kami tahan. Penyidik menahan untuk kebutuhan kelancaran proses penyidikan kasus,” responnya.

Menurutnya, penahanan dilakukan selama 20 hari. Sehingga, masa tahanan akan berakhir nanti tanggal 14 Juli 2021. Jika penyidik belum selesai melakukan penyidikan, maka penahanan akan diperpanjang. Disinggung soal pasal yang dijatuhkan ?. Pihaknya mengaku, belum bisa menyampaikan saat ini.

“Intinya proses penahanan terhadap tersangka dalam rangka mempercepat penyidikan,” tukasnya. (man/ito)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *