oleh

Kasus ITE, Hosen Divonis 1 Bulan Penjara

Kabarmadyura.id/Bangkalan-Kasus dugaan pencemaran nama baik dengan terdakwa Hosen akhirnya diputus oleh pengadilan. Sidang putusan berlangsung di Pengadilan Negeri Bangkalan, Selasa (30/6/2020), dan memvonis Hosen dengan hukuman 1 bulan penjara.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bangkalan, Baginda Rajoko Harahap .SH. MH. menyatakan, terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah secara tindak pidana ITE.

“Dengan begitu, terdakwa kami jerat hukuman satu bulan penjara dan memerintahkan untuk ditahan. Dan membayar biaya perkara Rp5.000,” jelas majelis Hakim.

Tetapi sebelum pembacaan putusan, terdakwa Moh Hosen meminta banding jika kasus ini memberatkan kepada pihaknya.

“Mohon izin yang mulia, kalau nanti. Jika nanti hasil putusan tidak sesuai hati nurani sya. Saya ajukan banding dan hakim menyetujui keinginan terdakwa,” kata Hosen pada hakim.

Untuk selanjutnya, setelah sidang putusan tersebut, pihaknya masih menunggu jika ada pengajuan banding dari Moh Hosen.

” Untuk keputusan tersebut saya akan berkordinasi dengan pengacara saya,” jelasnya.

Terpisah, menurut Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Bangkalan, Choirul Arifin, keputusan hakim saudara Hosen di vonis hukuman penjara selama satu bulan. Akan tetapi hukuman tersebut belum bisa dilakukan, mungkin akan di diajukan banding oleh kedua pihak.

“Kami selaku JPU akan memberikan waktu selama satu minggu, mungkin dari kedua belah pihak akan mengajukan banding,” jelasnya.

Untuk diketahui, Hosen, didakwa mencemarkan nama baik dr Farhat Suryaningrat setelah berkomentar di facebook terkait pelayanan di RSUD Syamrabu Bangkalan. Dr Farhat Suryaningrat yang merupakan wakil direktur RSUD Syamrabu Bangkalan kemudian melaporkan kemudian melaporkan Hosen ke polisi dengan dakwaan mencemarkan nama baik dan melanggar UU ITE. (sae/pai)

Komentar

News Feed