oleh

Kasus Semakin Meningkat, Pemkab Bangkalan Belum Siap Terapkan PSBB

Kabarmadura.id/Bangkalan-Pasien yang terinfeksi Covid-19 di Bangkalan semakin meningkat. Tercatat, hingga Kamis (21/5/2020) sudah ada 28 orang yang dinyatakan terinfeksi Covid-19. Meskipun demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mengaku belum siap untuk menerapkan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB).

Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron mengatakan, di antara yang harus dipersiapkan dengan matang adalah sosialisasi kepada masyarakat.

“Kami memang melakukan rapat tentang hal tersebut. Namun, banyak hal yang harus kami siapkan terutama sosialisasi kepada masyarakat secara luas,” ujarnya.

Yang terjadi selama ini, masyarakat masih melanggar imbauan physhical distancing dan dan masih ditemukan sering berkumpul. Karenanya, penerapan PSBB akan sulit dilakukan di tengah rendahnya kesadaran masyarakat serta keterbatasan petugas di lapangan.

“Kalau kami ingin melakukan PSBB, kami harus melakukan sosialisasi khususnya para pedagang. Jika itu benar-benar diterapkan otomatis pengunjung tidak boleh makan di tempat atau harus membawa pulang (take away, red),” terangnya.

“Tentunya ini harus ada sosialisasi lebih kepada para pedagang mengenai SOP PSBB sendiri. Agar tidak ada kesalahpahaman dan kami juga harus menyiapkan kerja ekstra 3 kali. Dan itu membutuhkan sumber daya manusia yang memang betul-betul siap melaksanakan PSBB itu,” imbuhnya.

Selain itu, kata Ra Latif, PSBB akan berdampak terhadap keluar masuknya logistik dan aktivitas masyarakat di Bangkalan. Tak hanya itu, menurutnya, jika mengaca pada daerah lain, penerapan PSBB ini juga belum maksimal.

“Untuk kesiapan itu, kami harus siap melakukan sosialisasi terlebih dahulu. Agar ketika menerapkan PSBB tidak ada dampak sosial lain. Karena di beberapa tempat lain yang sudah menerapkan PSBB pun masih ada penularan Covid-19,” paparnya.

Sementara itu,  Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra menyampaikan, terkait penerapan PSBB, dalam hal kemananan, pihaknya masih terkendala dengan kurangnya personel.

“Kami masih terkendala kurangnya personel, sehingga saat ini kami fokuskan penyekatan di akses suramadu dan pos check point di lapangan Morkepek, Labang,” tukasnya. (ina/pai)

Komentar

News Feed