oleh

Kasus Tinggi, Anggaran Kusta Dipangkas

Kabarmadura.id/SAMPANG-Bersarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang, penderita kusta setiap tahun mecapai ratusan jiwa. Pada tahun 2017, penderita kusta sebanyak 329 jiwa, tahun 2018 masih 322 kasus. Namun demikian,  anggaran penangan kusta di Kota Bahari tersebut justru dipangkas.

Kendati kasus kusta di Kabupaten Sampang sudah mengalami penurunan, namun jumlahnya masih tergolong tinggi, karena berada di urutan ketiga di tingkat Provinsi Jawa Timur (Prov Jatim). Untuk itu, dibutuhkan upaya penanganan yang maksimal untuk terus menekan angka kasus kusta.

Pelaksana tugas (Plt ) Kepala Dinkes Sampang Agus Mulyadi yang dikonfirmasi melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Hanian Maria berujar, ketersedian anggaran untuk penanganan penyakit kusta selama tahun ini terjadi penurunan yang signifikan. Penurunan anggaran itu sekitar 60 persen dari tahun sebelumnya.

“Pada tahun sebelumnya,  anggaran penanganan kusta ini, mencapai Rp500 juta. Namun tahun ini, anggaran yang tersedia hanya sekitar Rp200 juta, menurun drastis dari tahun sebelumnya,” kata Hanian Maria kepada awak media.

Setiap tahun, upaya penanganan penyakit kusta di Sampang dibantu  anggaran dari Provinsi Jatim dan puskesmas di berbagai wilayah melalui dana bantuan operasional kesehatan (BOK). Seperti kunjungan ke rumah warga untuk melakukan sosialisasi dan pelacakan kasus kusta.

“Kami tetap optimis penangan penyakit kusta tetap maksimal, meski mengalami pengurangan anggaran penanganan,“ bebernya.

Dengan demikian, Hanian berharap para masyarakat dapat memahami tanda-tanda gejala kusta dan mau untuk berobat untuk melakukan pencegahan dini, karena penyakit kusta itu tetap bisa diobati asalkan ada kemauan dan kesadaran yang tinggi.

“Penyakit kusta ini, bukan kutukan, bisa disembuh asalkan ada kemauan dan kesadaran. Kami harap masyarakat juga pro aktif dapat bekerja sama dalam meminimalisir kasus kusta ini,” tukasnya. (sub/waw)

Komentar

News Feed