Kebijakan Baru, Tagihan Listrik Digratiskan 6 Bulan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH SA'ED) BAHAYA: Warga yang sedang melintas dibawah tiang listrik yang dilengkapi  gardu yang berkala besar.

Kabarmadura.id/Bangkalan-Pemerintah pusat akan memperpanjang masa pelayanan untuk mengratiskan tagihan tarif bagi penguna listrik. Terhitung 6 bulan ke depan, yakni sejak Mei sampai bulan  Oktober 2020 mendatang pelaggan listrik tidak lagi dibingungkan oleh beban pembiyaan tarif listrik.

Manager PLN Kabupaten Bangkalan Pangy Yongkynata membenarkan, bantuan tersebut memang diberikan  kepada masyarakat,  untuk mempermudah  tagihan listrik. Sehingga nantinya masyarakat tidak perlu memikirkan  terkait pembayaran listrik selama enam bulan.

Bacaan Lainnya

“Untuk  tagihan listrik yang digratiskan  ini adalah kebijakan baru, dan jangka waktu penggratisan tersebut mulai dari Mei  berlaku sampai enam bulan kedepan,” paparnya, Minggu (3/5/2020).

Bagi pengguna listrik  pascabayar dengan kekuatan 450 VA secara otomatis sudah  gratis. Sedangkan untuk listrik prabayar harus mendaftarkan terlebih dahulu nomor identitas atau nomor serinya ke layanan PLN. Kemudian nanti akan diberikan kode dan akan diproses langsung oleh pusat.

”Bagi yang prabayar token stimulus bisa di cek di website PLN  nanti akan ada arahannya sedangkan yang pasca bayar sudah gratis secara otomatis,” jelasnya.

Bagi masyarakat yang menggunakan listrik yang berkekuatan 900 VA akan disubsidi,  tetap mengunakaan prosedur  sebelumnya masih tetap berlaku dan mendapatkan diskon pembayaran sebanyak 50 persen.

Kemudian untuk yang memiliki tunggakan diluar bulan yang menjadi bantuan pemerintah maka akan tetap terhitung.

“Pelanggan  memiliki kekuatan listruk mencapai 900Va   mengunakan aturan sebelumnya dan diberkan diskon sebesar 50 persen,” terangnya.

Pangky berharap, di tengah musibah seperti itu,  masyarakat bisa menggunakan listrik sebaik mungkin. Dia juga berharap agar ikut membantu menyampaikan kepada masyarakat terkait kebijakan baru tersebut.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Gegger, Kecamatan Gegger Bangkalan,  Musrifah, mengaku bantuan pembebasan tagihan listrik selama 6 bukan ke depan sangat membantu masyarakat yang ekonominya kurang mampu. Sehingga masyarakat tidak perlu memikirkan perihal tagihan listrik setiap bulannya.

“Sosialisasi belum sepenuhnya merata, mungkin pihak PLN lebih pro aktif, jika ini memang benar kami sangat senang sekali karena sangat membantu masyarakat kecil,” tukasnya. (sae/mam/waw)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *