oleh

Kedua Paslon Pilkada Sumenep Bakal Adu Argumen Terkait Nasionalisme

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Jarak debat kandidat kedua, dengan ketiga cukup dekat. Pasalnya, pentas adu argumen yang terakhir ini, akan berlangsung kembali di Hotel Utami Sumekar, Sumenep, Sabtu (28/11/2020).

Di debat kandidat ketiga, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep, Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Partisipasi, Rafiki Tanziel menyebutkan, mengangkat tema yang erat kaitannya dengan nasionalisme.

Menurutnya, tajuk debat tersejuk sudah sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 13 Tahun 2020, tepatnya Pasal 59 Poin F.6 yakni, Memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Kebangsaan.

“Tema debat kandidat ketiga itu, memperkokoh NKRI dan Kebangsaan, lebih kepada nasionalisme,” tuturnya, kepada Kabar Madura di kantor KPU Sumenep, Rabu (25/11/2020).

Lebih lanjut, Rafiqi menjelaskan, di debat kandidat pamungkas ini meliputi pembahasan kebijakan bidang manajemen pemerintahan efektif, efisien, akuntabel, dan transparan.

Serta, kebijakan bidang manajemen dan sistem partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemerintahan, kebijakan bidang pelayanan publik dan implementasinya. Serta, kebijakan bidang manajemen organisasi pemerintah daerah.

Sedangkan, subtema terakhir berhubungan dengan yang kerap kali disoroti dan menjadi perhatian bersama di Indonesia, yakni korupsi.

“Tidak lepas juga, akan membahas strategi dari kedua paslon tentang kebijakan bidang pencegahan korupsi,” sambung Rafiki.

Khusus untuk subtema terakhir, Ketua Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep, Achmad Kurdi Irfani menyebutkan, masyarakat Sumenep harus benar-benar memperhatikan pola penyelesaian dan komitmen terkait korupsi.

“Ini sangat penting dan urgent. Saya harap, kedua paslon tidak hanya berjanji saja, soal korupsi ini,” tegas Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura ini. (idy/ito)

Komentar

News Feed