oleh

Kegagalan Lolos Final Piala Indonesia Mulai Dievaluasi

Kabarmadura.id-Madura United dijadwalkan akan kembali peras keringat melalui latihan pada Senin sore (9/7/2019) di lapangan Stadion Gelora Bangkalan.

Semua pemain hadir, kecuali gelandang asing Zah Rahan Krangar yang baru usai menjalani operasi cedera dan winger lokal Andik Vermansyah yang masih dalam pemulihan cedera.

Tidak hadir juga kapten tim Greg Nwokolo karena sedang mengunjungi istrinya yang sedang hamil tua.

Para pemain yang semula dijadwalkan akan peras keringat di lapangan latihan, pada momen kemarin lebih banyak melakukan diskusi dari hasil evaluasi pertandingan sebelumnya.

Mereka juga saling bakar semangat untuk terus focus pada pertandingan selanjutnya di lanjutan kompetisi Liga 1.

Pelatih Madura United Dejan Antonic mengakui, pemain, official, manajemen, dan suporter menaruh harapan besar pada gagalnya melaju ke babak grand final Piala Indonesia.

Namun, dia meminta Slamet Nurcahyo dan kolega untuk focus menatap perjalanan selanjutnya di kompetisi Liga 1 2019 yang masih tersisah 29 pertandingan.

“Semua bilang kalian bermain bagus, tidak ada yang bilang main jelek, hanya 10 detik tidur, jadi berubah semuanya. Tapi, kalian bagus, harus tetap keluar dari situasi berat ini dengan performa yang lebih bagus, lebih membuat mereka di luar sana memperhitungkan kami,” ujar Dejan kepada para pemainnya.

Mantan taktikal Persib Bandung ini menceritakan bahwa dalam tiga hari ini kurang tidur. Sebab, dirinya selalu melihat video pertandingan kontra PSM Makassar untuk dipelajari ulang.

Diakuinya, langkah tersebut bukan untuk mencari kesalahan, namun sebagai evaluasi dalam menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya.

“Jujur, saya tiga hari jarang tidur, saya lihat lagi video kemarin, saat lihat dan saya belajar. Kalian sudah main bagus 80 menit, tapi hanya satu kesalahan yang kita harus belajar bersama. Saya tidak mau mencari kambing hitam, kita harus tetap bersama, sukses bersama dan sedih juga bersama,” sambungnya.

Begitu juga dengan pelatih penjaga gawang Kurnia Sandy yang justru tidak menggelar latihan kemarin sore. Dia bersama semua anak didiknya hanya berdiri melingkar di depan gawang untuk mendiskusikan pertandingan kemarin. Dia meminta M. Ridho Djazulie masing-masing memberikan komen atas hasil evaluasi dari hasil pertandingan tersebut.

Sementara, striker naturalisasi Madura United Alberto Goncalves menceritakan saat pulang ke rumahnya dan melihat istri dan anaknya ikut sedih atas hasil pertandingan meski menang namun gagal melaju ke final.

Beto (sapaan akrabnya) juga mengaku jika mendapatkan telepon dari keluarga di Brasil yang merasakan kesedihan serupa.

“Saya pulang lihat anak dan semuanya sedih. Saya telepon ke Brasil juga. Saya sadar banyak orang-orang di belakang kami yang menaruh banyak harapan kemarin. Jadi, sekarang, kami harus instropeksi diri masing-masing dan kekurangan kami tambah sendiri-sendiri,” tandasnya. (idy/bri)

Komentar

News Feed