Kegiatan Imunisasi Balita Terimbas Isu Miring Vaksin Covid-19

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) TERHAMBAT: Imunisasi anak terhambat oleh wabah Covid-19 dan rasa takut orang tua terhadap vaksinasi Covid-19.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN-Selama wabah Covid-19, kegiatan imunisasi rutin terhadap anak tidak berjalan optimal. Terlebih lagi saat diterapkannya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) oleh pemerintah pusat.

Sebagaimana disampaikan Staf Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Pamekasan, Zainal A, Asy Ary, selama penerapan PPKM, pos pelayanan terpadu (posyandu) ditutup untuk sementara waktu. Sehingga imunisasi rutin ikut terhambat. Kendati begitu, saat ini posyandu telah kembali buka.

Dia menjelaskan, para orang tua kebanyakan enggan anaknya diikutkan imunisasi rutin. Hal itu karena para orang tua mengira imunisasi bayi sama seperti vaksinasi Covid-19. Sementara mereka telah termakan isu miring mengenai vaksinasi Covid-19.

“Dikira vaksin Covid-19, jadi mereka takut. Begitu anggapan masyarakat,” ungkapnya.

Zainal menuturkan, imunisasi terhadap anak tidak hanya dibuka di posyandu. Imunisasi anak juga dilaksanakan di pusat kesehatan masyarakat (puskesmas). Namun, karena saat ini pihaknya tengah menggalakkan kegiatan vaksinasi Covid-19, maka sementara waktu imunisasi anak di puskesmas dihentikan.

Kendati demikian, vaksinasi Covid-19 dan imunisasi anak hingga saat ini terus berjalan. Kegiatan imunisasi rutin yang dijalankannya yaitu: imunisasi rutin terhadap bayi usia di bawah satu tahun dan imunisasi booster terhadap anak usia 18 bulan sampai 24 bulan.

“Selama ini kami fokus ke vaksinasi Covid-19. Jadi imunisasi anak di puskesmas sementara tutup. Hanya di posyandu saja,” pungkasnya.

Mendengar informasi itu, anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Wardatus Sarifah mengimbau agar masyarakat tidak termakan kabar tidak benar mengenai vaksinasi Covid-19. Imunisasi terhadap anak menurutnya harus tetap berjalan, agar kekebalan tubuh anak terjaga, sehingga terhindar dari ancaman berbagai penyakit.

“Dua-duanya sama-sama penting. Harus jalan semua,” ucap politisi Partai Nasdem itu. (ali/waw)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *