Kehabisan Moderna, Warga yang Vaksin Kedua Harus Menunggu Stok Datang

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) MELAYANI: Dosis pertama untuk vaksin Moderna di Bangkalan habis. Sementara banyak yang belum terpenuhi. Bahkan, dosis kedua masih dimungkinkan kekurangan.

KABARMADURA.ID;BANGKALAN-Penyelarasan penggunaan jenis vaksin, membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangakalan harus segera mengajukan kembali kekurangan dosis vaksin Moderna. Sebab, dosis pertama untuk Moderna sudah habis. Padahal kebutuhan masih banyak yang belum terpenuhi. Bahkan, untuk dosis kedua, masih dimungkinkan ada kekurangan.

Kepala Seksi Farmasi dan Surveylant Dinas Kesehatan Bangkalan Siska Damayanti menyampaikan, saat ini memperketat penyelenggaraan vaksinasi. Pada pemberian dosis 1 dan 2 harus disamakan jenis vaksinnya.

Jika masyarakat divaksin pertama menggunakan Moderna, maka vaksinasi kedua juga harus sama. Jika stok belum tersedia, harus menunggu sampai vaksin yang diajukan datang.

“Makanya kami ajukan lebih dini, karena sekarang sudah habis untuk yang pertama,” terangnya.

Stok Moderna yang tersedia di Dinkes Bangkalan hanya 504 dosis untuk vaksin kedua. Atas dasar itu, Dinkes Bangkalan mengajukan moderna sebanyak 35.000 dosis ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Meskipun Moderna untuk vaksin pertama masih kosong, kegiatan vaksinasi tetap dilanjutkan, karena masih ada vaksin jenis Sinovac sekitar 254.999 dosis.

Kondisi itu membuat salah satu warga di Kelurahan Kraton, Bangkalan Debby Prasetya khawatir. Sebab, jika terlalu lama menunggu stok kadang, membuat minat vaksin jadi turun. Sebab, masyarakat yang sedang bersemangat bisa berubah pikiran lantaran menunggu lama.

“Mending dijaga betul agar stok vaksin tidak sampai kosong, ” singkat Debby.

Reporter: Helmi Yahya

Redaktur: Wawan A. Husna

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *