Kehadiranmu Memberikan Kesan Baik

  • Whatsapp
KM/DOKUMEN

KABARMADURA.ID –Sudah ratusan pemain pernah berkostum Madura United. Setiap pemain yang sudah pernah membela tim yang terbentuk sejak 10 Januari 2016 itu, selalu memberikan kesan baik, serta mengukir cerita menarik.

Kesan dan cerita tersebut, buah dari kebersamaan di tim seperti yang dirasakan Rivaldi Bawuoh,  momen tidak terlupakan saat pertandingan layaknya yang dirasakan Syahrian Abimanyu, hingga nuansa tinggal di Madura seperti yang dialami M. Ridho Djazulie.

Bacaan Lainnya

Tidak hanya pemain lokal, begitu juga dengan pemain asing yang sempat merumput untuk Madura United. Seperti halnya, mega bintang Peter Osaze Odemwingie yang masih peduli terhadap Madura United dan Indonesia.

Saat Covid-19 merebak di Indonesia, Peter turut sedih mendoakan melalui postingan di akun Instagramnya. (idy/ito)

Curahan Hati Pemain Profesional

“Madura United adalah tim yang sangat sehat secara finansial, manajemen yang profesional, dan bisa menjaga komitmen. Momen berkesan bagi saya saat lawan Arema FC. Saat itu, Coach Gomes (de Oliviera) bisa angkat koper kalau kalah. Syukur Alhamdulillah, menang 2-0. Alhamdulillah saya yang cetak gol. Tapi bukan masalah cetak gol, tapi bisa menolong Coach Gomes”

Slamet Nurcahyo (2016-2020)

“Saya sangat senang terhadap Madura United, terutama Pak AQ (Achsanul Qosasi) yang sangat baik, bijaksana, dan profesional”

Fachrudin W ARyanto (2017-2020)

“Saya masih belum pernah terbesit untuk meninggalkan Madura United, kekeluargaannya sangat kental sekali membuat saya nyaman berada di sini. Di Madura, keagamaannya juga sangat luar biasa”

Asep Berlian (2016-2020)

“Sangat welcome sekali, iya suporter Madura. Intinya, saya senang di Madura seperti rumah kedua saya. Karena di Madura, kekerabatannya, agamanya, sangat kental sekali. Saya sulit lupa, masa-masa shalat berjamaah di Masjid Syaichona Cholil yang dekat mess Madura United”

Guntur Ariyadi (2016-2020)

“Madura United membuat saya nyaman dan betah. Orang-orangnya baik, welcome, semangat”

Jaimerson Xavier (2019-2020)

“Madura United bagi saya sudah seperti keluarga. Saya berharap bisa berkontribusi lagi kedepannya untuk Madura United. Momen terindah bagi saya, saat menjalani debut pertama kali dan bisa bermain menggunakan kostum Madura United”

Syahrian Abimanyu (2019-2020)

“Madura United menurut saya klub sepak bola yang profesional. Pulaunya juga luar biasa, lebih mengutamakan agama. Itu alasan saya, kenapa pilih Madura United saat itu, banyak santri di sini. Paling spesial yang selalu saya ingat saat suporter menyoraki, menyemangati saya dan selalu memanggil nama di setiap pertandingan”

Ridho Djazulie (2019-2020)

“Momen kebersamaan di Madura United sangat bagus. Saya sangat senang bisa bergabung. Jadi hal yang saya tidak ingin dilupakan kebersamaannya itu”

Rifaldi Bawuoh (2020)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *