oleh

Keharuan Zah Saat Tinggalkan Putranya yang Sakit

Kabarmadura.id-Semangat gelandang serang Madura United Zah Rahan Krangar tengah memuncak. Hal itu setelah kekuarga kecilnya ikut juga ke Yogyakarta. Pasalnya, Laskar Sape Kerrab sedang menjalani penyisihan grup D Piala Presiden 2019, bersama PSS Sleman, Persija Jakarta, dan Borneo FC.

Sayang, saat keluarganya tiba, putra semata semata wayangnya bernama Rahan Ace Krangar, sakit. Tak ayal, jika dia harus fokus peryandingan sambil merawat anaknya yang sedang sakit.

Sebelum berangkat latihan kemarin sore, bomber yang mengenakan nomor punggung 29 di Madura United ini menyisakan waktu untuk menghibur putranya terlebih dahulu di loby hotel setempat.

Terdapat pemandangan menarik kala Zah akan berangkat latihan. Dia mengepalkan tangannya sambil menggepukkan dada, lalu meninjukan ke tangannya Ace sebagai tanda tos. Lalu, putranya yang baru berusia satu tahun itu mengikutinya. Dia terlihat tertawa saat melakukannya.

Seketika raut wajahnya terdiam setelah Zah melambaikan tangan, tanda hendak berangkat latihan. Dengan muka sendu, Ace juga melambaikan tangan yang ditujukan kepada ayahnya.

Saat naik bus, Zah memilih tempat duduk yang dekat dengan jendela. Dia masih melihat putranya yang berada di luar dalam dekapan pengasuh bayi. Saat hendak berangkat, pemandangan saling melambaikan tangan terlihat kembali.

Di atas bus, gelandang asal Liberia itu menjelaskan kepada Kabar Madura, sebenarnya sangat berat meninggalkan putranya dalam keadaan sakit, meski sebentara. Namun, dia harus profesional sebagai pemain sepakbola.

“Dia sedang sakit, tapi sudah mendingan. Saya sebenarnya ingin selalu berada di sampingnya. Tapi, saya harus profesional,” ceritanya. (idy/waw)

 

Komentar

News Feed