Kejari Panggil Ulang Eks Kades Dasok

  • Whatsapp

Kabarmadura.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan berkomitmen untuk terus mengungkap kasus penyelewengan dana desa (DD) yang menyeret eks kepala Desa Dasok, Kecamatan Pademawu, Agus Mulyadi.

Meski sering mangkir dari panggilan, kejari tetap akan melakukan penyidikan kepada tersangka Agus yang saat ini tengah mendekam di Lapas Kelas II A Pamekasan tersebut. Mantan ketua Persatuan Kepala Desa (Perkasa) Pamekasan itu sudah tiga kali tidak memenuhi tim penyidik kejari.

Kasipidsus Kejari Pamekasan Mohamad Arifin mengatakan, tetap akan melanjutkan penyidikan pada kasus penyimpangan DD Desa Dasok yang mulai bergulir pada tahun 2017 lalu tersebut.

Terlebih, pada 9 Agustus 2018, petugas sudah meningkatkan proses penyelidikan menjadi penyidikan, setelah menetapkan tersangka Agus sebagai tersangka.

Namun demikian, pria asal Bojonegoro itu mengaku kesulitan untuk meminta keterangan dari Agus. Tiga kali dipanggil, tiga kali pula Agus tidak memenuhi panggilan penyidik tersebut. Alasannya, Agus sering sakit-sakitan sejak ditahan di Lapas Kelas II A Pamekasan, dan beberapa kali harus melakukan rawat inap di RSUD Slamet Martodirdjo.

“Yang bersangkutan sekarang sering sakit-sakitan, tapi kita tetap akan panggil lagi,” katanya Minggu (16/9).

Dijelaskan Arifin, Agus yang sempat tidak terima atas penetapan tersangka itu. Sempat melakukan permohonan praperadilan pada 13 Agustus 2018 lalu itu, saat ini tengah mendapat perawatan khusus dari tim dokter yang menangani penyakitnya.

Berdasarkan keterangan tim dokter, Agus tengah mengidap penyakit lemah jantung dan penyakit dalam. Sehingga saat ini, dirinya mendapat perawatan intens dari dua dokter sekaligus. Yakni dokter spesialis jantung dan spesialis penyakit dalam.

Bahkan Arifin sempat mendapat informasi, jika di dalam lapas, Agus sering sakit-sakitan. Kades yang gemar motor cros itu juga ditempatkan di ruangan yang dekat dengan klinik, agar bisa dengan mudah mendapat perawatan dokter.

“Meski demikian, kami sudah menjadwalkan untuk mmelayangkan surat pemanggilan kali keempat,” ungkapnya. (pin/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *