Kejari Sampang Dalami Aliran Penyelewengan DD Tanah Merah

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ist) PENGEMBANGAN KASUS: Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang mulai menyelidiki aliran dana kasus dugaan penyelewengan DD Tanah Merah Kecamatan Torjun.

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang belum melimpahkan kasus dugaan penyelewengan dana desa (DD) ke Pengadilan Negeri (PN) setempat. Korps Adhyaksa masih menelusuri aliran dana yang diselewengkan oleh Kepala Desa (Kades) Tanah Merah Kecamatan Torjun Sampang. Sebab, diduga kuat dana mengalir ke pihak -pihak lain. Sehingga, dugaan korupsi tidak melibatkan satu orang. Namun, ada gratifikasi penyelewengan dana yang bersumber dari pekerjaan proyek desa.

Informasi yang dirangkum Kabar Madura, sejumlah pekerjaan proyek yang bersumber dari DD di Desa Tanah Merah banyak tidak selesai. Sebab, pembangunan proyek banyak yang tidak mencapai 100 persen. Diduga, ada anggaran yang sengaja tidak dimaksimalkan untuk pembangunan. Hal itu, sesuai dengan hasil evaluasi dan monitoring inspektorat melalui Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP).

Bacaan Lainnya

Kasi Intel Kejari Sampang Ahmad Wahyudi membenarkan hal itu. Dikatakan, jika penyidik masih melakukan pendalaman kasus. Sehingga, kasus tersebut akan diusut tuntas. Sebab, kejanggalan penyelewengan cukup banyak. “Kalau ada pihak-pihak lain yang terlibat akan kami kembangkan. Sekarang kami masih mendalaminya,” ujarnya, Minggu (26/8/2021).

Dia menjelaskan, setelah melakukan pengumpulan data sejumlah pihak diperiksa. Beberapa bulan kemudian, meningkatkan status penyelidikan ke penyidikan. Dengan terbitnya surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP). Setelah cukup bukti, dilakukan penahanan satu tersangka yang merupakan Kades Tanah Merah Suhartono.

Wahyudi mengungkapkan, penyidik terus melakukan pengembangan. Sejumlah saksi diperiksa satu persatu. Termasuk, sejumlah mantan pejabat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Namun, sampai saat ini belum memberikan keterangan mengenai keterlibatan tersangka lain dalam kasus tersebut.

“Kalau tersangka lain belum bisa kami sampaikan. Yang pasti kami masih mendalami keterlibatan pihak lain. Sebab aliran dana bisa jadi ke pihak lain,” bebernya.

Pihaknya menambahkan, penahanan terhadap Suhartono untuk memperlancar proses penyidikan. Sebelumnya, tersangka sempat mangkir saat awal penyelidikan dan penyidikan. “Kami akan  informasikan kalau nantinya ada perkembangan. Untuk saat ini, kami masih fokus mendalami kasus tersebut (DD Tanah Merah),” tukasnya.  (man/ito)

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *