Kejari Sampang Dalami Penyimpangan DD Tanah Merah

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) USUT: Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang, terus mendalami kasus dugaan penyimpangan dana desa (DD) Tanah Merah, Torjun Sampang

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Kasus dugaan penyelewengan anggaran dana desa (DD) di Desa Tanah Merah Kecamatan Torjun dilanjutkan. Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang terus mendalami dugaan korupsi yang dilakukan oleh oknum mantan perangkat desa setempat. Dalam prosesnya, sejumlah pejabat sudah menjalani pemeriksaan. Termasuk, sejumlah mantan aparat desa. Penanganan kasus ini, diduga terjadi penyelewengan anggaran Negara dalam proyek jalan di desa Tanah Merah pada tahun 2020 lalu.

Kasi intel Kejaksaan Negeri Sampang, Ahmadi mengungkapkan jika kasus itu terus didalami. Sejumlah saksi diakui sudah diperiksa dan dikumpulkan keterangannya. Selanjutnya beberapa saksi lain juga akan diperiksa. “Sejumlah pejabat di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) yang menjabat saat itu sudah kami periksa. Termasuk sejumlah aparat desa yang masih aktif,” ucapnya, Selasa (8/6/2021).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, penyidik benar-benar harus hati-hati. Sehingga, perlu dilakukan keterangan saksi yang lebih banyak. Termasuk pengumpulan sejumlah bukti-bukti. Sebab, saat ini jika salah menindak akan berhadapan dengan praperadilan. Sehingga dalam tahapan penanganan kasus harus tuntas. Semua saksi menguatkan dan bukti sangat mendukung.

Dikatakan, jika pemeriksaan saksi akan terus berlangsung. Setelah dinilai sudah cukup, baru akan dilakukan perkembangan ke tahapan berikutnya. “Sekali lagi kami belum bisa menyebut nama-nama saksi yang kami periksa. Tapi yang jelas beberapa orang sudah kami panggil,” katanya.

Pihaknya menegaskan, Kejari perlu menjaga kerahasiaan saksi-saksi. Selain untuk memperlancar proses penyidikan, juga melindungi para saksi. Sebab, tidak menutup kemungkinan ada saksi-saksi khusus yang berpotensi diintimidasi. Dampaknya, akan berakibat pada lancarnya proses pemeriksaan.

Informasi yang berhasil dirangkum Kabar Madura, diduga ada realisasi penggunaan DD yang tidak tuntas di Desa Tanah Merah. Bahkan dikabarkan ada pekerjaan pembangunan tidak selesai namun dana sudah habis. Sehingga kasus ini menjadi atensi sejumlah pihak pemerintah.

Sebelumnya, kasus itu disoroti Inspektorat Sampang. Sejumlah tim auditor di terjunkan untuk menyelidiki dugaan penyimpangan DD. Ketidak tuntasan pekerjaan diselidiki dengan perbandingan anggaran yang digunakan. (man/ito)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *