Kejari Sampang Kerap Kembalikan Aduan Kasus Dana Desa

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) MENUMPUK: Kejaksaan menerima sejumlah aduan dugaan pelanggaran hukum dari masyarakat di Sampang, namun tidak sedikit yang dikembalikan lagi.

KABARMADURA.ID | SAMPANG-Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang tidak memiliki tunggakan kasus korupsi. Namun, sejak akhir tahun 2020 hingga saat ini, sejumlah laporan diterima dari masyarakat.

Pengaduan masyarakat rata-rata soal dugaan penyelewengan anggaran negara. Namun, Kejari masih melakukan proses telaah kasus. Selain itu, tidak sedikit laporan juga dikembalikan karena data tidak lengkap.

Bacaan Lainnya

Kasi Intel Kejari Sampang, Achmad Wahyudi saat dikonfirmasi membenarkan hal itu. Karena semua pengaduan harus ditelaah, sampai saat ini belum ada laporan yang ditindaklanjuti.

“Terakhir yang kami tindak lanjuti adalah kasus dana desa di Desa Tanah Merah. Selain itu, belum ada yang kami tindak lanjuti, ” katanya.

Aduan masyarakat diakui cukup banyak. Bahkan juga laporan dari beberapa lembaga swadaya masyarakat (LSM). Namun, dari sejumlah laporan disaring terlebih dahulu. Laporan yang belum lengkap dikembalikan untuk dilengkapi. Menurut Wahyudi, hal itu sebagai bentuk kehati-hatian dalam penanganan kasus. Sehingga, dalam laporan harus lengkap saksi dan bukti.

“Kami tidak mau asal-asalan dalam laporan. Jika data sudah ada, kami telaah. Jika ada indikasi pelanggaran hukum, baru kami tindak lanjuti,” jelas Wahyudi.

Saat ini ada satu kasus yang sudah proses telaah. Kasus itu sudah terindikasi ada pelanggaran hukum. Jika dalam perkembangannya ada kesalahan dan penyelewengan, akan dilakukan penyelidikan.

“Untuk saat ini kami menyampaikan bentuk dan jenis kasusnya. Tapi ini kasus lingkup kabupaten. Tunggu saja mas nanti kita rilis,” tegasnya tanpa memberi alasan kenapa dirahasiakan.

Reporter: Fathor Rahman

Redaktur: Wawan A. Husna

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *