Kejari Sampang Lakukan Pengembangan Kasus DD Tanah Merah

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) USUT: Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang terus mendalami kasus dugaan penyimpangan dana desa (DD) Tanah Merah Torjun Sampang.

KABARMADURA.ID, SAMPANG -Pengembangan kasus dugaan penyelewengan anggaran dana desa (DD) Tanah Merah Kecamatan Torjun terus dilakukan. Bahkan, mendalami dugaan korupsi yang dilakukan oleh Kepala Desa (Kades) Suhartono. Setelah sebelumnya melakukan penahanan, pengembangan tersebut untuk memperkuat bukti dan saksi. Sehingga, masa tahanan diperpanjang.

Bahkan, kepolisian jugai terus menyelidiki penyelewengan itu. Tujuannya, untuk mengetahui keterlibatan pihak lain yang membantu tersangka dalam menjalankan aksinya. Sehingga, melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Bahkan, sejumlah pejabat sudah menjalani pemeriksaan. Termasuk, sejumlah aparat desa.

Kasi Intel Kejari Sampang Ahmadi mengatakan, kasus tersebut sudah siap dilanjutkan ke persidangan. Hanya saja, masih melakukan pengembangan. Ditargetkan, dalam waktu dekat kasus tersebut sudah disidangkan. “Tentunya kami harus memperkuat bukti dan saksi. Dalam pengembangan, hal itu juga diperlukan. Makanya, untuk sementara kami belum bisa berbicara lebih banyak,” ucapnya, Rabu (14/7/2021).

Pihaknya mengaku, penahanan terhadap tersangka dalam rangka mempercepat penyidikan. Selanjutnya, jika kasus itu disidangkan, pengembangan kasus akan terus dilakukan. Sehingga terungkap apakah ada pihak lain yang terlibat. Informasi yang berhasil dirangkum Kabar Madura, diduga ada realisasi penggunaan DD yang tidak tuntas di Desa Tanah Merah.

Bahkan dikabarkan, ada pekerjaan pembangunan tidak selesai dan dana sudah habis. Sehingga, kasus ini menjadi atensi sejumlah pihak pemerintah. Sebelumnya, kasus itu disoroti Inspektorat Sampang. Sejumlah tim auditor diterjunkan untuk menyelidiki dugaan penyimpangan DD. Terutama, mengenai ketidak tuntasan pekerjaan dengan perbandingan anggaran yang digunakan. (man/ito)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *