Kejari Sampang Musnahkan 12,7 Kg Sabu Hasil Penangkapan Sepanjang 2021

  • Whatsapp
(FOTO: KM/SUBHAN) JADI ATENSI: Kejari Sampang memusnahkan narkotika hasil penangkapan sepanjang tahun 2021, pada Rabu (24/11/2021) di Halaman Kantor Kejari Sampang.

KABARMADURA.ID | SAMPANG -Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang memusnahkan 12,7 kilogram narkotika jenis sabu. Barang haram itu merupakan barang bukti (BB) hasil pengungkapan ratusan kasus yang telah berkekuatan tetap (inkrah) sepanjang tahun 2021, Rabu (24/11/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat, Kepala Kejari Sampang Imang Job Marsudi, Kapolres Sampang AKBP Arman beserta jajarannya, Kepala Pengadilan Negeri (PN) Sampang Aries Sholeh Efendi, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), dan Perwakilan Dandim 0828 serta tokoh masyarakat (Tomas).

Bacaan Lainnya

Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat mengungkapkan, upaya pemusnahan BB narkotika merupakan salah satu bukti keseriusan pihak Kejaksaan, Kepolisian dan pihak terkait lainnya dalam memberantas peredaran narkotika di daerah yang identik dengan slogan Kota Bahari.

Sedangkan berdasarkan laporan dari Aparat Penegak Hukum (APH), narkotika jenis sabu yang dimusnahkan hanya sebagian dari hasil penangkapan. Sebab sebagian narkotika telah dibawa Kejari dan Polda Jatim.

“Di Sampang ini masih marak yang namanya narkotika jenis sabu. Makanya, kami bertekad untuk bersama-sama memeranginya, karena narkotika ini sangat berbahaya, bisa merusak generasi bangsa,” ujar pria yang akrab disapa Haji Ab dalam sambutannya saat menghadiri acara pemusnahan BB di Halaman Kantor Kejari Sampang.

Mantan Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Sampang itu menjelaskan, pihak berwajib sudah banyak melakukan penangkapan kasus narkoba. Bahkan ia mengaku, sudah bekerjasama dengan berbagai elemen masyarakat untuk memerangi peredaran narkoba di Sampang.

“Di setiap desa kami sudah punya telik sandi (mata-mata), jika di salah satu desa ada peredaran barang haram, maka informasinya tetap tersampaikan kepada kami dan segera disikapi untuk dilakukan penangkapan,” jelasnya.

Sementara itu, Kajari Sampang Imang Job Marsudi menuturkan, jumlah perkara tercatat sebanyak 124 kasus. Rinciannya, 105 kasus penyalahgunaan narkotika dan sisanya kasus kepemilikan senjata tajam (sajam) dan senpi serta lainnya.

“Untuk bisa memberantas peredaran narkoba ini, dibutuhkan peran serta dari semua elemen secara bersama-sama, karena narkoba ini bisa berdampak terhadap masa depan generasi  bangsa,” tegasnya.

Reporter: M. Subhan

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *