oleh

Kejari Tangani 3 Kasus, 2 Lama dan 1 Baru

Kabarmadura.id/Bangkalan-Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkalan masih tangani 3 kasus selama kepemimpinan baru. Dari 3 kasus tersebut, 2 merupakan kasus lama sedangkan 1 buah kasus baru. Dua kasus lama yakni dugaan penggelembungan data peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan jual beli tanah pecaton atau tanah kas desa.

Sedangkan kasus yang ketiga adalah kasus baru yang berkaitan dengan pembebasan lahan di Sekarbungoh, Kecamatan Labang. Menurut Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Iqbal Firdausi, kasus ini baru masuk 2 minggu yang lalu.

“Kasus baru ini masih kami proses, baru mulai. Surat perintahnya baru keluar minggu ini,” ujarnya, Kamis (2/7/2020).

Lebih lanjut, dia menuturkan, mengenai kasus ini sendiri pihaknya enggan menerangkan secara rinci poin yang menjadikan pembebasan lahan untuk wisata pesisir oleh Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) itu, apakah kasusnya meliputi ganti rugi pembebasan lahan atau sosialisasi dan negoisasi atau lainnya.

“Kami masih menyelidikinya, yang jelas mengenai pembebasan lahannya,” ungkapnya.

Iqbal menerangkan, setelah surat perintah pemeriksaan ini keluar, pihaknya kini tengah berancang-ancang untuk melakukan pemanggilan pada pihak-pihak yang terlibat. Mengenai laporannya sendiri, dia menjelaskan, pelapor melaporkan kasus pembebasan lahan ini secara resmi yakni berupa pelaporan tertulis dan dilengkapi dengan bukti.

“Yang jelas kasus ini sesuai dengan Undang-undang nomer 2 tahun 2012 sama PP 148. Intinya di situ,” tegasnya.

Sehingga, dia mengaku, masih belum bisa mengambil kesimpulan kasus pembebasan lahan tersebut. Sebab, kata Iqbal, indikasinya hanya berkaitan dengan pembebasan lahan yang ada di Sekarbungoh.

“Minggu depan akan kami panggil pihak-pihak yang terkait ini,” tandasnya. (ina/pai)

Komentar

News Feed