oleh

Kelabui Petugas dengan Barang Kiriman, Pasien Covid-19 Kabur dari Gedung Isolasi

Kabarmadura.id/BANGKALAN-Seorang pasien Covid-19 di Bangkalan yang menempati rumah karantina di Balai Diklat kabur. Informasi yang berawal dari pesan berantai itu diakui kebenarannya oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan Sudiyo.

“Benar,” jawabnya dengan singkat, Rabu (1/7/2020).

Sedangkan berdasarkan keterangan dari Humas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Agus Zein, pasien pulang tanpa pamit kepada petugas jaga. Sehingga disimpulkan pasien ini bukan kabur dari ruang karantina.

“Alamat KTP-nya Jakarta, tapi aslinya orang (Kecamatan) Galis,” terangnya.

Agus sangat menyayangkan tindakan pasien yang pulang tanpa pamit kepada petugas itu. Padahal kondisinya belum dinyatakan sembuh atau bersih dari Covid-19.

“Kami menyayangkan, karena dia kan bukan ditahan. Tapi kami akan merawat,” ujarnya.

Jika pasien ini pulang sebelum sembuh, kata Agus, bisa berpotensi menularkan ke keluarganya. Katanya, kesadaran pasien yang sangat dibutuhkan untuk kesembuhan.

“Kami juga belum mengetahui keberadaan pasiennya, nanti kronologis dan lainnya saya rilis,” tukasnya.

Dari informasi yang bererar, pasien yang pulang tanpa pamit atau kabur ini adalah perempaun dengan inisial M (47) asal Kecamatan Galis. Pada Selasa (30/6/2020) sekitar pukul 18.00, tim medis sempat mengirimkan makan malam dan cek suhu di depan kamar masing-masing pasien.

Saat petugas akan memeriksa suhu di kamarnya pada pukul 18.15, M masih terlihat di kamar dan mengenakan mukenah dan sempat diperiksa suhunya, bahkan makanan berupa nasi kotaknya juga dia terima.

Pada pukul 18.20, ada kiriman dari keluarganya. Oleh ptugas, langsung diletakkan di meja pengiriman. Karena kiriman tersebut lama tidak diambil, petugas dibantu oleh pasien lain di untuk mengantarkan ke M. Namun saat kamar M diketok-ketok pasien lain justru tidak ada jawaban. Akhirnya pintu kamar dibuka dan didapati M dan barang-barangnya sudah tidak ada.

Sedangkan, informasi dari petugas keamanan dari Satpol PP, hasil pantauan CCTV, sekitar pukul 18.30 M sudah meninggalkan gedung Balai Diklat. Kemudian terlihat ditunggu keluarganya di depan pintu gerbang luar dan menggunakan sepeda motor. (ina/waw)

Komentar

News Feed