Kelanjutan Kasus Kapitasi Puskesmas Pragaan Mulai Tertutup

  • Whatsapp
DUGAAN PUNGLI: Setelah diamankannya tiga pejabat Puskesmas Pragaan, kasus yang diduga praktik pungutan liar itu sempat mengemuka, namun kini mulai menghilang.

Kabarmadura.id/SUMENEP-Sampai  saat ini, belum ada titik terang kelanjutan kasus dugaan pemotongan dana kapitasi di Pusat Kesehatan (Puskesmas) Pragaan.

Padahal sebelumnya, dari hasil penelusuran pihak kepolisian, ditengarai ada keterlibat oknum di Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep.

Mengenai dugaan keterlibatan oknum Dinkes Sumenep dalam kasus itu, pihak Polres Sumenep tidak menampik. Namun belum bisa membeberkan, dengan alasan masih dalam tahap pendalaman dan memeriksa sejumlah saksi.

Sayangnya, hingga saat ini, keberadaan kabar tersebut bagai ditelan bumi. Terlebih, sudah mulai tidak lagi jadi perbincangan publik.

Kasat Reskrim Polres Sumenep AKP Tego S. Marwoto saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (27/8/2019), enggan menyampaikan soal kelanjutan detail kasus tersebut.

“Kalau pemberitaan itu bisa diakses di humas, kaalau bagian humas tidak tahu, langsung tanya ke saya, maka silahkan ke humas dulu,” katanya, Selasa (27/8).

Sayangnya, pihak humas Polres Sumenep tidak bisa dikonfirmasi karena tidak ada di ruanganya. Saat dihubungi melalui panggilan telepon maupun pesan singkat, juga tidak merespon.

Terpisah, kasus tersebut mendapat sorotan dari Ach Novel, salah seorang advokad di Sumenep. Menurutnya, apapun hasil kelanjutan dari kasus itu, seharusnya dipublikasikan. Sehingga, titik persoalannya jelas dan tidak menimbulkan anggapan miring dari masyarakat.

“Artinya, kalau memang tindak lanjut dari kasus itu masih buram, sampaikan saja adanya ke khalayak,” katanya.

Sebaliknya, imbuh Novel, jika buktinya telah sempurna, penyidik melakukan langkah-langkah sesuai dengan KUHP.

“Dengan begitu, biar masyarakat tidak bertanya-tanya dan akhirnya mengambil kesimpulan yang bermacam-macam,” pungkasnya. (ara/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *