Kelanjutan Pelabuhan Gili Iyang, Dishub Sumenep Jangan Abai

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IST) DIKHAWATIRKAN: Kondisi Pelabuhan Gili Iyang tahun ini masih belum ada tindak lanjut.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Kelanjutan pengerjaan Pelabuhan Gili Iyang mendapat sorotan dari kalangan legislatif. Wakil rakyat itu tidak ingin tahun ini  pembangunan pelabuhan kembali digagalkan. Bahkan, meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep untuk segera melayangkan surat ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Sekretaris Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep M Ramzi mendesak agar Dishub Sumenep tidak tinggal diam terkait mandeknya Pelabuhan Gili Iyang. Seharusnya tahun ini sudah ada kepastian terkait kelanjutannya.

” Salah satunya segera mengirim surat ke Pemprov Jatim agar segera ditindaklanjuti,” jelasnya.

Dikatakan Ramzi, proyek pembangunan pelabuhan yang dianggarkan Rp15 miliar itu sempat dilakukan inspeksi mendadak (sidak) oleh Anggota DPRD Jawa Timur (Jatim). Sidak dilakukan karena bangunan diketahui runtuh sebelum terpakai. Sehingga pada tahun 2020 pengerjaan pembangunan pelabuhan diputus kontrak.

“Jangan hanya menunggu saja, tetapi koordinasikan tanyakan bagaimana tindak lanjutnya, jangan mentang-mentang anggaran dari pemprov pemerintah daerah terkesan abai,” katanya.

Sebelumnya, Kabid Prasarana Dishub Sumenep Dadang Dedi Iskandar mengatakan, lambatnya pengerjaan Pelabuhan Gili Iyang dikarenakan masih menunggu opname dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Setelah ada penilaian, maka dapat dilakukan lelang serta dapat dilanjutkan pengerjaannya.

“Kalau Gili Iyang kan sempat dikerjakan, Rp15 miliar putus kontrak, sisanya sekitar Rp4 miliar, itu lanjutkan tahun ini. Sekitar 31 persen untuk bisa digunakan, tetapi masih menunggu audit,” katanya.

Dikatakannya, anggaran sebesar Rp4 miliar itu  bersumber dari bantuan keuangan (BK) dari Pemrov Jatim. Anggaran tersebut untuk revitalisasi pembangunan, mulai dari pengecatan dan sebagainya.

“Harapannya, pelabuhannya juga diusahakan mengacu pada standar yang ditentukan. Semoga terwujud, pengerjaan tidak mandek,” ucapnya. (ara/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *