Kelanjutan Pembangunan Pasar Anom Sumenep Alot

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) PENAMBAHAN: Pasar Anom masih dinilai membutuhkan tambahan fasilitas  sehingga harus dibangun lagi.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Rencana penambahan fasilitas pembangunan kios untuk pedagang di Pasar Anom Sumenep tidak kunjung rampung. Sebab, sampai saat ini masih terkendala pada proses tender. Sehingga pengerjaan tersebut kembali dilakukan tender ulang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep Agus Dwi Saputra menyampaikan, pengerjaan pembangunan kios tinggal tanda tangan kontrak. Diakuinya, lambannya pengerjaan karena sebelum sempat gagal tender, sehingga harus dilakukan lelang ulang.

Bacaan Lainnya

“Kemarin sempat dilelang tapi gagal, sekarang sudah ada pemenangnya tapi belum kami tandatangani, menunggu kelengkapan berkas dulu,” kata dia, Rabu (22/9/2021).

Dijelaskan Agus, pekerjaan harus tuntas akhir tahun ini. Sementara di lapangan masih belum ada aktivitas pekerjaan.

Dia melanjutkan, pembangunan pasar dianggarkan sebesar Rp2,6 miliar. Sementara pengerjaannya bertahap. Pembangunan harus menyesuaikan dengan anggaran yang ada. Untuk tahun ini hanya membangun los panjang saja.

Enggak itu bukan multiyears, akhir tahun harus sudah harus selesai,” imbuhnya.

Untuk menuntaskan kelanjutannya,  pada tahun 2022 pasar terbesar di ujung timur Pulau Madura itu harus kembali dianggarkan. Sebab, hasil evaluasi masih banyak kekurangan , termasuk penambahan fasilitas untuk pedagang.

Agus melanjutkan, salah satu yang menjadi alotnya lanjutan pembangunan pasar yakni harus membentuk zonasi. Menurutnya minimal ada lima zonasi yang sudah dibentuk, di antaranya pedagang ecer, pangan kering, pangan basah, pangan siap saji, dan zonasi non pangan. Jika zonasi itu sudah terbentuk, maka proses lelang bisa dimulai.

Reporter: Moh Razin

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *