oleh

Kelestarian Mangrove di Kawasan Sumenep Tak Terawat

Kabarmadura.id/SUMENEP-Keberadaan pohon mangrove di wilayah kepulauan Sumenep terancam tak terawat. Pasalnya, segala kebijakan yang berkaitan dengan mangrove sudah atas wewenang Provinsi Jawa Timur.

“Kita sudah tidak menangani itu lagi karena sudah wewenangnya Jawa Timur,  jadi kami hanya membersihkan lokasi yang berdekatan dengan itu, kalau tugas kami, tentu kami sudah tidak tahu soal itu,” terang Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep M Syahrial.

Sementara itu, mangrove di Kepulauan Raas tidak ada yang merawat. Hal itu disampaikan salah satu penduduk Raas Moh. Syafi. Menurutnya, mangrove bisa jadi destinasi wisata yang baik apabila dirawat.

“Sekarang tidak ada perawaatan mangrove juga, kalau dirawat itu nanti disana akan sangat bagus untuk dijadikan destinasi wisata mangrove,”kata Syafi.

Ia pun menyidir Pemkab Sumenep yang dinilai kurang maksimal dalam pengembangan pariwisata. Sebab potensi alam yang dimiliki oleh masyarakat kepulauan masih dibiarkan dan tidak dikembangkan secara maksimal.

“Itu kan potensi, kalau pemkab kurang kompeten mengembangkan potensi alam, tentu kita percuma menggembar-gemborkan agenda visit itu,”ungkapnya.

Ia berharap pemerintah lebih peka untuk potensi wisata alam yang dapat dikembangkan.

“Banyak potensi alam yang bisa kita kembangkan, termasuk kalau mau pemkab itu wisata mangrove, itu bagus, sebab kepulauan itu sangat banyak potensi alamnya,” harapnya. (Mun/rei).

Komentar

News Feed