oleh

Keluarga Jadi Pemicu Ketangguhan Kasi Intel Kejari Pamekasan Sutiyono Hadapi Tantangan

Kabarmadura.id/Pamekasan-Tugas berat yang menguras pikiran, menyita waktu dan memberikan pelayanan prima, bisa dijalani dengan tenang dan bahagia, jika semua didasari dengan hati yang ikhlas dalam melaksanakannya.

Hal itu yang menjadi kebiasaan yang dijalani Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan Sutriyono.

Pria kelahiran Yogyakarta 20 Perbruari 1975 ini, terdidik dari lingkungan yang mengenalkan kerja keras agar memperoleh hasil yang luar biasa.Itu membangun kareakternya, bahwa ikhtiar menuju target yang dicita-citakan harus seimbang, baik dalam upayamaupun munajat kepada Tuhan Yang Esa.

“Saya dididik oleh orangtua harus bekerja keras, harus tulus, harus ikhlas dan selalu berdoa sehingga sampai mencapai jabatan kasi Intel Kejaksaan Negeri Pamekasan,”ungkapnya.

Lulusan Pascasarjana Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu mengaku, jabatan adalah amanah yang perlu dijaga, terlebih ada doa keluarga yang terus dilantunkan pada saat sepertiga malam untuknya.

“Saya mendapatkan posisi ini atas adanya dukungan dan doaistri yang tercinta, jabatan tidak akan ada apa-apanya jika tidak ada support dari keluarga,”paparnya kepada Kabar Madura diruangannya.

Dalam hal meluangkan  waktu untuk keluarga,suami dari Wahyu Setia Ningsih ini menilai, sangatlah penting.Kendati pekerjaannya merupakan tugas negara, tapi dalam keluarga,dirinya adalah pemimpin yang harus memberi teladan baik, tanpa harus mengesampingkan tugas dan kepercayaan yang dipanggul.

“Saya selalu dekat dengan istri anak-anak karena di manapun berada, istri dan anak-anak adalah sebuah motivasi bagi saya,”terangnya.

Di balik semua itu, pembina  Komunitas Jangan Lupa Bahagia (JLB) itu mengaku, ada tantangan yang juga harus ditaklukkan, yakni selalu mampu memberikan rasa aman kepada personelnya,terutama pada tugas-tugas yang diberikan.

“Jadi kami juga harus membantu negara dalam hal memantau adanya kebocoran soal keuangan, selain juga menjaga kondusivitas suatu daerah” ujarnya.

Dalam membiri penyadaran hukum kepada masyrakat, jugaterus dilakukan, baik melalui daring ataupun luring.Hal itu, semata-mata untuk menekan berbagai problem sosial yang bisa mengakibatkan berbagai tindakan amoral

“Kami memberikan penyuluhan hukum kepada anak sekolah, masyarakat, melalui media-media langsung dengan namaprogram Jaksa Menyapa,”tukasnya.

Harapannya kepada para pemuda agar tidak lelah belajar, berusaha dan menggapai cita-cita, sebab pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan.

“Belajarlah dengan sungguh-sungguh selagi kesempatan terbuka lebar dihadapan kita, pantang putus asa,”pungkasnya.(rul/waw)

 

Komentar

News Feed