oleh

Keluhkan Penambahan Pasar Modern

Kabarmadura.id/Bangkalan-Pembukaan minimarket (Alfamart) di Jl. RE. Martadinata  mendapat perlawanan masyarakat Kelurahan Mlajah Kecamatan Bangkalan. Konon  pembanguan pasar tradisional tersebut menjadi hambatan untuk pelanggannya sehingga banyak pembeli yang lebih tertarik masuk ke pasar modern tersebut karena tempatnya lebih di dingin

Diketahui, berdasarkan Perda Kabupaten Bangkalan nomor 5 Tahun 2016 pasal 7, bahwa penentuan lokasi pendirian pasar modern harus mengacu pada RTRW dan Rencana Detail dan Tata Ruang (RDTR). Yakni, jarak dengan pasar tradisional minimal 3 kilometer. Bisa kurang dari jarak 3 kilometer,  dengan syarat jam buka tidak bersamaan pasar tradisional, atau jenis barang yang dijual tidak ada di pasar tradisional.

Salah satu masyarat pemilik toko inisial Ab mengaku dirinya merasa terganggu dengan adanya pasar modern tersebut  sebab setiap titik mesti ada pasar modern juga jaraknya tidak begitu jauh ,”di jalan mau masuk kesini ada toko modern di di Utara juga ada tokok modern,” terangnya

Ab mengaku dirinya pernah di di mintai izin terkait pembangunan toko medern tersebut namun dirinya menolak tegas dengan adanya toko modern selain  sudah banyak toko modern juga keberadaan pasar modern tersebut mengancam usaha toko kecil seperti kami ,”penjualannya rata rata dalam setiap pasar modern itu sama semua,,” terangnya

Selain itu dirinya menambahkan diluar sana  di depan polres Bangkalan pembangun pasar modern sudah dua sedangkan jaraknya tidak begitu jauh kurang lebih 100  dari arah selatan ke Utara kalau jalan kaki tidak sampai 5 menit “dengan adanya pasar modern pelanggan kami banyak yang hilang,” tambahnya

Kabid Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan Bangkalan Erick Yadi Santoso enggan memberikan keterangan ketika dikonfirmasi dirinya meminta agar langsung konfirmasi ke kepala dinas.

“Sekarang kalau mau konfirmasi sekarang disuruh langsung ke kepala dinas mas,” terang Erik selaku Kabid pelayanan

Semntara itu kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Ainul Gufron setelah dikonfirmasi melalui telfon berkali- kali di panggil tidak ada respons. Dihubungi via meluk WhatsApp tidak menjawab.(km50/pai)

 

Komentar

News Feed