Kemenag Bangkalan, 250 Kepsek  Belum Kantongi Sertifikasi Guru

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) MOLOR: pencairan biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BPOPP) tertunda.

KABARMADURA.ID, Bangkalan – Kualitas kepala sekolah (kepsek)  di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Bangkalan masih diragukan. Sebab, dari 400 kepsek hanya 150 yang tercatat secara resmi memiliki sertifikasi.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Bangkalan Abd. Haris mengatakan, sertifikasi tersebut penting dimiliki khususnya kepsek madrasah baik ibtidaiyah sampai aliyah. Sebab, sertifikasi kepala madrasah tersebut sebagai salah satu syarat untuk melakukan akreditasi di lembaganya.

Bacaan Lainnya

“Kalau tidak punya itu, sulit madrasah kalau mau melakukan akreditasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia menyampaikan, kepemilikan sertifikasi ini juga akan berpengaruh pada proses pencairan bantuan operasional sekolah (BOS). Sehingga, dia mewajibkan, semua kepala madrasah harus mempunyai itu. Terlebih, saat ini, katanya, adalah waktu kenaikan akreditasi.

“Kepala madrasah harus punya, kalau tidak nanti dana BOS ini bisa dibekukan oleh pemerintah pusat,” terangnya.

Pihaknya mengaku, sejauh ini untuk mengatasi hal tersebut dengan menyelenggarakan sertifikasi atau uji kompetensi bagi kepala sekolah secara mandiri. Karena, jika menunggu dari pemerintah pusat, dia mengkhawatirkan kepala madrasah di Bangkalan tidak bisa ikut semuanya. Kegiatan sertifikasi secara mandiri tersebut, pihaknya bekerja sama dengan Balai Diklat Jawa Timur.

“Kami harap semua madrasah khususnya kepala sekolah untuk mengikuti itu, sebab sertifikasi ini penting. Bagi keberlangsungan akreditas madrasah dan manajemen madrasah,” tuturnya.

Sementara itu,  Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah Kemenag Bangkalan Abd. Hamid menyampaikan, semua madrasah sudah melakukan akreditasi. Dia mengakui, berdasarkan regulasi yang baru, untuk memperbarui akreditas atau peningkatan akreditas, kepala madrasah harus memiliki sertifikasi.

“Semua sekolah sudah melakukan akreditasi,” tandasnya.

Diketahui, madrasah di Bangkalan totalnya ada 300 madrasah. Rinciannya madrasah ibtidaiyah (MI) ada 140, kemudian madrasah tsanawiyah ada 146 dan madrasah aliyah ada 64. (ina/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *