Kemenag Bangkalan Imbau Masyarakat Tidak Panik dengan Isu Kiamat di Malam Jumat

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH SA'ED) KEMENAG: Pelayanan sebelum adanya Covid-19 di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bangkalan.

Kabarmadura.id/Bangkalan-Beredarnya isu tentang suara benturan yang akan terjadi di pertengahan bulan suci Ramadan menjadi perhatian sejumlah pihak. Terutama pihak Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bangkalan.

Informasi tentang suara bunyi benturan yang akan terjadi pada malam Jumat itu mendapat reaksi yang beragam dari masyarakat. Sebagian menilai itu hanya sebuah isu yang sengaja disebarkan untuk menakutkan warga. Sebagian menilai bahwa itu betul-betul akan terjadi.

Bacaan Lainnya

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Bangkalan Abd Haris membenarkan dengan adanya informasi yang beredar dilengkapi dengan hadist tersebut masih dalam pembahasan oleh para ulama.

“Isu yang akan terjadi bunyi keras di pertengahan bulan suci Ramadan masih menjadi perbincangan, sebab sebagian ulama ahli hadis berpendapat bahwa hadist tersebut adalah lemah atau dzaif,” terangnya.

Maka dia meminta agar masyarakat tidak begitu takut dengan isu yang telah beredar baik media sosial maupun secara perseorangan. Ditegaskannya kriteria dan tanda-tanda hari kiamat cukup beragam menurut ajaran Islam.

Maka dari itu, dia lebih menekankan agar masyarakat lebih mengutamakan ibadah dan tingkatkan ketaqwaan kepada Sang Pencipta.

Sementara itu, Ustad Rofiq guru madrasah di Bangkalan juga meminta agar masyarakat tidak begitu takut akan informasi yang beredar tesebut. Sebab para ulama masih mengkaji tentang isi hadist itu. Sebagian ijtima’ ulama mengatakan bahwa hadis tentang bunyi benturan itu sumbernya masih diragukan.

“Untuk itu kita tidak boleh terlalu takut, biarkan Tuhan yang menentukan kapan dan datang waktu hari akhir,” terangnya. (sae/mam)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *