Kemenag: JCH Pamekasan Boleh Tarik Biaya Haji, Tapi..

  • Whatsapp
H. Afandi, Kepala Kemenag Pamekasan. (Foto: Khayrul Umam Syarif)

KABARMADURA.ID, Pamekasan – Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan H Afandi mengungkapkan, sebanyak 982 jamaah calon haji (JCH) di Kota Gerbang Salam gagal berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Hal tersebut menyusul kebijakan Pemerintah RI yang membatalkan pemberangkatan JCH pada tahun 2021.

Menurut Afandi, JCH diperbolehkan menarik biaya haji. Namun, hingga saat ini belum seorang pun yang melakukannya.

Bacaan Lainnya

“Tapi yang bisa diambil hanya dana pelunasan. Bukan pendaftaran,” tegas mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tersebut.

Meskipun belum seorang pun JCH yang menarik dana pelunasan, tegas Afandi, Kemenag Pamekasan tetap akan memberikan pelayanan prima. Bahkan, ada instruksi langsung dari Kementerian Agama RI untuk memprioritaskan pelayanan tersebut.

Bagi yang hendak menarik dana pelunasan, tegasnya, JCH cukup membawa surat keterangan lunas ke Kantor Kemenag Pamekasan.

Ratusan JCH yang terdampak wabah Covid-19 tersebut, bila menarik dana pendaftaran, dihadapkan pada konsekuensi. Yaitu, akan berpengaruh terhadap porsi JCH; harus memulai pendaftaran dari awal. Mereka juga akan dihadapkan pada keharusan mengikuti harga terbaru bila menarik biaya pelunasan. (nam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *