Kemenag Pamekasan Batasi Pelayanan Nikah di 13 KUA

  • Whatsapp
(Km; Khoyrul Umam Syarif) LAYANAN: Kemenag Pamekasan tetap melakukan layanan bagi masyarakat yang ingin melaksanakan akad nikah.

Kabarmadura.id/Pamekasan-Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan, mengambil langkah strategis untuk membatasi layanan nikah di 13 kantor urusan agama (KUA) yang tersebar di 13 kecamatan. Kebijakan itu untuk mencegah paparan pandemi covid-19.

Menurut Kepala Kantor Kemenag Pamekasan H. Afandi, pembatasan untuk menghadirkan orang banyak di setiap pelayanan akad nikah di KUA itu, sesuai dengan instruksi dari pemerintah pusat untuk mencegah paparan pandemi covid-19.

“Pelaksanaan akad nikahnya dilakukan dengan sesederhana mungkin untuk tidak mendatangkan banyak orang secara bersamaan,” paparnya. Senin (23/3/2020).

Dia juga menjelaskan, adapun pelaksanaan akad nikah tetap dilakukan sebagaimana mestinya, dengan catatan tetap melaksanakan imbauan dari satgas pandemi covid-19, agar terhindar dari virus mematikan tersebut.

“Kalau pernikahannya tetap berlangsung sebagaimana mestinya, tidak ada penundaan,” ujarnya.

Ditambahkan olehnya, pada 13 KUA yang tersebar di 13 kecamatan di Pamekasan, para petugas KUA tetap melayani masyarakat seperti biasa, tentunya dengan memperhatikan surat edaran (SE) dalam melakukan tindakan preventif pandemi covid-19.

“Iya tetap membuka layanan, karena ini termasuk layanan publik, jadi kalau sudah ditentukan waktunya, masak dibatalkan kan enggak,” ungkapnya.

Dirinya berharap, semua lapisan masyarakat yang ada agar supaya bisa mengurangi aktivitas di luar rumah untuk menghindari paparan pandemi covid-19.

“Kami berharap masyarakat bisa menjaga diri dengan memperhatikan surat edaran yang telah dikeluarkan oleh pemerintah,” pungkasnya. (rul/pin)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *