Kemenag Pamekasan hanya Gelar Pemantauan Hilal di Satu Lokasi

News38 views

KABAR MADURA | Penentuan awal Ramadan 1445 Hijriyah akan segera dilakukan. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan hanya akan menggelar pemantauan hilal atau rukyatul hilal di satu lokasi.

Ketua Seksi (Kasi) Bimbingan Masyarakat (Bimas)  Ilyasak mengatakan, pada dasarnya pelaksanaan rukyatul hilal digelar serentak secara nasional di setiap daerah kabupaten/kota untuk mengetahui awal ramadhan secara jelas.

Khusus di Pamekasan, dia menyebut, pihaknya akan melaksanakan rukyatul hilal di satu lokasi, yakni di Auditorium Falak IAIN Madura pada Minggu, 29 Sya’ban 1445 H/10 Maret 2024 M.

“Untuk tahun ini hanya satu lokasi, bertempat di Auditorium Falak IAIN Madura,” ujarnya, Minggu (3/3/2024).

Baca Juga:  Kemenag Pamekasan Sebut Seleksi Petugas Haji hanya Tercakup 2 Kloter

Ilyasak menjelaskan, rukyatul hilal dilakukan dengan cara melihat pergerakan bulan menjelang matahari terbenam menggunakan teropong. Kemudian, hasil pemantauannya dibahas dalam sidang isbat untuk menentukan keputusan awal puasa.

“Dilaksanakan dengan mata telanjang dan peralatan rukyatul hilal pada arah hilal sesaat setelah terbenam matahari yang sudah dihitung secara hisab falakiyah,” tambahnya

Disebutkan, terdapat beberapa lembaga atau organisasi yang dilibatkan dalam pemantau hilal tersebut, di antaranya perwakilan sejumlah ormas Islam, pondok pesantren, lembaga akademik dan pengadilan agama.

“Adanya keterlibatan organisasi dan lembaga itu agar proses pelaksanaan bisa disaksikan secara bersama,” tegasnya.

Baca Juga:  PAD Pasar Tradisional Sumenep Tergerus e-Commerce dan Tunggakan Retribusi Rp1 Miliar

Menurut Ilyasak, pelaksanaan pemantauan itu bisa dijadikan dasar pemerintah dalam menentukan keputusan terkait penentuan awal Ramadan. Sehingga atas keputusan itu umat muslim tidak lagi ragu dalam melaksanakan ibadah puasa.

“Nantinya hasil rukyat hilal menjadi dasar pemerintah untuk penentuan awal bulan,” tegasnya

Sementara Penanggung Jawab Laboratorium Ilmu Falak IAIN Madura Hosen mengutarakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan beberapa pihak, termasuk Kemenag Pamekasan, dalam rangka pelaksanaan rukyatul hilal tersebut.

“Ada dua teleskop yang akan digunakan pada proses rukyatul hilal,” tuturnya.

Pewarta: Moh. Farid

Redaktur: Sule Sulaiman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *