Kemenag Pamekasan Terapkan PTM 50 Persen Saat PPKM Level 2, Guru Tidak Wajib Divaksin

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) MASUK SEBAGIAN: Kemenag Pamekasan masih menerapkan PTM 50 persen pada saat  PPKM level 2.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN-Di saat Pamekasan beralih status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2, Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan tetap menerapkan skema pembelajaran tatap muka (PTM) 50 persen di seluruh jenjang pendidikan di bawah naungannya. Namun, semua guru tidak diwajibkan divaksin.

Menurut Kepala Seksi (Kasi)  Kemenag Pamekasan Rosul, keputusan pelaksanaan PTM terbatas dengan kuantitas maksimal 50 persen, Mekanisme pembelajarannya sudah diserahkan kepada masing-masing jenjang lembaga, mulai dari  tingkat madrasah ibtidaiyah (MI) hingga madrasah aliyah (MA).

“Jadi tentang PTM di madrasah terbatas 50 persen dari sejumlah siswa yang bersekolah,” paparnya, Selasa (24/8/2021).

Rosul menjelaskan, pelaksanaan pembelajarannya memang sudah diwajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan, sehingga teknis 50 persen untuk waktu pembelajarannya sudah diserahkan kepada masing-masing lembaga. Menurutnya, yang jelas jam masuknya tidak sama. .

“Karena memang yang tau persis adalah lembaga, jadi lembaga pendidikan diberikan kemandirian untuk mengatur,” ulasnya.

Sedangkan untuk guru yang mau mengajar tidak diwajibkan melakukan vaksinasi. Namun sejauh ini sudah dilakukan imbauan kepada setiap guru untuk bisa disuntik vaksin.

“Memang guru dianjurkan untuk melakukan vaksinasi di sekolah masing-masing, sementara ini hanya imbauan, karena memang program vaksinasi dari Kemenag sendiri tidak ada,” tukasnya. (rul/maf)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *