Kemenag Sampang: Kenaikan BPIH Nyaris Rp5 Juta

(KM/DOKUMEN) MELONJAK: Biaya perjalanan ibadah haji tahun 2022 mengalami kenaikan dibandingkan dua tahun sebelumnya.

KABARMADURA.ID | SAMPANG -Biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) tahun 2022 mengalami kenaikan dibandingkan dua tahun sebelumnya. Jumlah kenaikannya hampir mencapai Rp5 juta. Hal tersebut diungkapkan, Kasi Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Sampang Fathorrahman, Kamis (19/5/2022).

Menurutnya, BPIH dua tahun sebelumnya Rp35 juta. Sedangkan tahun ini, mencapai Rp39,8 juta. Meski begitu, biaya tersebut tidak berlaku bagi jemaah tahun 2020 yang telah melakukan pelunasan.

“Pembebanan biaya yang baru itu tidak berlaku bagi jemaah yang batal berangkat di tahun 2020 yang telah lunas,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Pihaknya menuturkan, kenaikan tarif BPIH telah ditetapkan oleh Kemenag Pusat. Menurutnya, kenaikan itu disebabkan adanya lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) dan juga proses protokol kesehatan untuk masuk ke Arab.

Rinciannya, biaya Rp39,8 juta tersebut digunakan untuk berbagai hal. Sebesar Rp29,5 juta untuk biaya penerbangan, Rp769.334 untuk biaya akomodasi di Madinah, Rp5,7 juta untuk biaya sebagian akomodasi jemaah dan Rp1.154.001 digunakan untuk pembuatan visa.

“Biaya tersebut telah sesuai dengan kebutuhan jemaah saat melakukan ibadah haji,” tuturnya.

Meski biaya telah ditetapkan naik, namun pihaknya belum mengetahui berapa jumlah kuota yang diperoleh untuk Kabupaten Sampang. Ia mengaku, hingga saat ini masih menunggu keputusan dari pusat.

“Informasi dari Pemerintah Saudi Arabia telah menerima kembali jemaah haji dari luar negeri. Untuk jumlah totalnya sejuta jemaah untuk seluruh dunia,” jelasnya.

Ia memperkirakan, kuota haji di tahun 2022 ini akan mengalami penurunan 40 hingga 50 persen. Meski begitu, instansinya siap mengirimkan berapapun jemaah sesuai kuota yang ditetapkan.

Sementara itu, salah satu calon jemaah haji (CJH) asal Torjun Hafid mengaku, senang dengan informasi dari pihak Saudi yang telah membuka kuota haji kembali. Ia berharap, tahun ini bisa melaksanakan ibadah tersebut.

“Kami sudah menunggu dua tahun. Ini menjadi angin segar bagi kami dan semoga bisa berangkat tahun ini,” harapnya.

Kenaikan BPIH

  • 2020
    • Rp35 juta
  • 2022
    • Rp39,8 juta

Rincian Kenaikan

  • 500,000,00
    • Biaya penerbangan
  • 334,00
    • Biaya akomodasi di Madinah
  • 700.000,00
    • Biaya sebagian akomodasi jemaah
  • 154.001,00
    • Pembuatan visa.

Reporter: Fathor Rahman

Redaktur: Totok Iswanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.