Kemenag Sampang Pastikan Nama Madrasah Tetap Ada di Sisdiknas

kemenag sampang
(KM/FATHOR RAHMAN) RAJIN: Kemenag Sampang memastikan nama madrasah tetap ada dalam sisdiknas.

KABARMADURA.ID | SAMPANG -Hilangnya nama madrasah dari sistem pendidikan nasional (sisdiknas) menimbulkan polemik baru. Hal itu muncul saat draf Rancangan Undang-Undang (RUU)  Sisdiknas tersebar dan menjadi konsumsi masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sampang Moh Ersat memastikan nama madrasah tetap ada dalam sisdiknas. Sehingga pihaknya menekankan agar masyarakat tidak harus resah dengan adanya draf RUU tersebut.

“Untuk draft RUU Sisdiknas, kami akan memastikan bahwa nama madrasah tidak akan hilang dan akan tetap ada,” ujarnya, Kamis (31/3).

Bacaan Lainnya

Dikatakannya, saat ini RUU Sisdiknas masih belum final, bahkan draft tersebut masih belum lolos uji publik. Sehingga masih bisa dilakukan perbaikan draf tersebut.

“Ini kan masih belum final dan masih bentuk draft. Jadi kita harus menunggu sampai ini betul-betul lolos uji publik. Selama ini kan masih sebatas isu saja,” tuturnya.

Diketahui, dalam draf RUU Sisdiknas yang ada saat ini, tidak menyebut istilah madrasah dan satuan pendidikan lainnya seperti SD, SMP hingga SMA. Hal tersebut juga berbeda dengan UU Sisdiknas Tahun 2003 pasal 17 ayat (2) yang berbunyi ‘Pendidikan dasar berbentuk sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI) atau bentuk lain yang sederajat serta sekolah menengah pertama (SMP) dan madrasah tsanawiyah (MTs) atau bentuk lain yang sederajat’.

Tak hanya itu, dalam draft RUU Sisdiknas juga hanya mengatur pendidikan keagamaan dalam pasal 32. Dalam poin tersebut juga tidak disebutkan kata madrasah.

Dalam draf RUU Sisdiknas di pasal 32 itu berbunyi “Pendidikan keagamaan merupakan pendidikan yang mempersiapkan pelajar untuk menguasai pengetahuan, keterampilan dan sikap yang menjadi landasan untuk menjadi ahli ilmu agama atau peranan lain yang memerlukan penguasaan ajaran agama”.

 

Reporter : Fathor Rahman

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.