KABARMADURA.ID | SAMPANG-Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sampang dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Sampang mendapatkan kucuran bantuan pembangunan ruang kelas baru (RKB) sekitar Rp7 miliar.
Diketahui, bantuan itu bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) 2023. MAN Sampang mendapatkan Rp3.322.321.000, sementara MTsN 2 Sampang kebagian 3.879.205.000.
Namun, Kementerian Agama (Kemenag) Sampang mengaku tidak mengetahui secara detail bantuan tersebut. Sebab, menurutnya, bantuan itu langsung dari pemerintah pusat.
“Kabupaten tidak mempunyai kewenangan, jadi yang MoU itu pusat,” kata Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Penma) Wahyu Hidayat, Minggu (3/9/2023).
Lebih lanjut, dia menyebut, pembangunan RKB di dua madrasah negeri itu sistemnya terima kunci. Artinya, Kemenag Sampang maupun madrasah yang bersangkutan tidak terlibat dalam tahap lelang pengerjaan hingga selesai nanti.
“Mulai dari pelelangan, kami tidak terikat. Kami nanti cuman terima kunci,” tambahnya.
Bahkan, hingga saat ini pihaknya tidak mengetahui siapa pemenang tender pembangunan RKB di MAN dan MTsN 2 Sampang itu.
“CV-nya siapa, orangnya siapa dan dari mana, kami tidak tahu. Kami hanya penerima manfaat, jadi tidak begitu tahu progres pembangunan madrasah itu, karena di situ sudah ada pejabat pembuatan komitmen (PPK), ada konsultan pengawas, jadi tidak begitu tahu,” tegasnya.
Pihaknya hanya berharap, pembangunan RKB tersebut sesuai dengan regulasi yang sudah ditentukan oleh pemerintah pusat dan selesai tepat waktu.
“Semoga sesuai dengan spek dan rencana anggaran belanja (RAB) tentunya,” harapnya.
Sementara itu, kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sampang dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 2 Sampang belum memberikan jawaban saat dimintai keterangan mengenai bantuan pembangunan RKB tersebut.
Pewarta: KM70
Redaktur: Sule Sulaiman