Kemenag Sumenep Belum Berani Layani Pemberangkatan Umrah

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) PROSES: Kemenag Sumenep tunggu surat edaran resmi terkait kembalinya informasi pemberangkatan umrah asal Indonesia.

KABARMADURA.ID | SUMENEP -Perkembangan penanganan pandemi Covid-19 yang semakin baik di Indonesia membuat pemerintah Arab Saudi kembali membuka pintu bagi jemaah umrah asal Indonesia. Informasi tersebut belum sepenuhnya diterima oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep. Lembaga keagamaan itu masih menunggu surat resmi dari Kemenag pusat.

Kasi Haji dan Umrah Kemenag Sumenep Innani Mukarromah menyampaikan, sampai saat ini pihaknya mengaku belum menerima surat edaran (SE) resmi terkait pelaksanaan umrah.

Bacaan Lainnya

Innani menilai rencana dibukanya kembali umroh untuk jamaah asal Indonesia ini bukan pertama kalinya. Sebab pada tahun lalu umrah sempat dibuka, namun harus ditutup karena adanya wabah Covid-19.

Ditegaskannya, pengumuman kembali dibukanya umrah yang terbaru ini, pihaknya masih belum mendengar mengenai syarat-syarat dari pemerintah Arab Saudi yang memberatkan calon jamaah asal Indonesia.

“Belum, kami masih belum bisa memberikan keterangan. Soalnya secara resmi kami belum dapat instruksi,” kata Innani.

Dengan pertimbangan tidak adanya perintah resmi tersebut, dia pun memilih untuk belum membuka layanan umrah, sambil menunggu situasi yang kondusif dan ketentuan-ketentuan yang akan diberlakukan.

Meski demikian, dia sepakat layanan umrah itu diperkirakan akan mengalami kenaikan biaya sekitar 30 persen sampai 50 persen, dengan catatan jika dilaksanakan selama wabah. Hal itu karena salah satunya  harus dikarantina dan membutuhkan waktu tambahan.

“Tidak ada satu pun hingga kini yang mengurus paspor,” tutupnya.

Innani melanjutkan,  adanya pembukaan umrah bukan hal baru, karena memang perkembangan kesehatan selama ini menjadi hal prioritas.

Reporter: Moh Razin

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *