Kemenag Sumenep Butuh Tambahan Penghulu

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) KEREPOTAN: Sedikitnya penghulu di Sumenep akan menghambat jalannya akad nikah.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Jumlah penghulu di Sumenep dinilai belum ideal. Kendati dari Kementerian Agama (Kemenag) setempat sudah mengajukan penambahan penghulu namun sampai saat ini tetap saja tidak ada kejelasan.

Plt Kepala Seksi (Kasi) Bimas Islam Kemenag Sumenep Zainurrosi mengatakan, pengajuan penghulu sudah dilakukan. Namun, masih belum terkabulkan.

Bacaan Lainnya

“Di Sumenep sangat kekurangan penghulu. Sehingga ketika ada pernikahan yang bersamaan kerepotan dalam melakukan akad nikah,” katanya, Minggu (8/8/2021).

Dia menjelaskan, idealnya penghulu di Sumenep sebanyak 5-8. Saat ini masih sebanyak 35 di 27 kecamatan. Dari 27 Kantor Urusan Agama (KUA) hanya ada 8 penghulu, selebihnya hanya kepala KUA yang menjadi penghulunya. Sehingga, sangat dirasa kurang dengan membludaknya jumlah pernikahan.

“Pengajuan akan terus dilakukan, agar pemenuhan penghulu dapat teratasi,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kota Sumenep Moh. Afif mengatakan, sangat dirasakan betul kekurangan penghulu yang dialami KUA. Terkadang dalam setiap harinya terjadi benturan 5 orang yang menikah.

“KUA Kota hanya memiliki 1 penghulu dan 2 dengan saya,” ucap mantan kepala KUA kepulauan itu.

Dia mengharapkan, Kemenag dapat memperjuangkan kebutuhan penghulu, dalam waktu dekat sebisa mungkin sudah ada penambahan. Tujuannya, agar semua yang melakukan akad nikah dapat dilayani di KUA.

“Kami berharap mulai sejak dulu. Tetapi, belum ada penambahan hingga saat ini,” pungkasnya. (imd/mam)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *