Kemenag Sumenep Ganti Kartu Nikah ke Digital

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) PROSESI: Pernikahan di kampung yang berlangsung normal.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Program penerbitan kartu nikah dalam bentuk fisik per Agustus 2021 diputuskan dihentikan. Selanjutnya, kartu nikah fisik ini akan diganti dengan kartu nikah digital.

Penghapusan itu dinilai oleh Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep sangatlah tepat. Sebaba, program kartu nikah itu hanya menguras anggaran serta proses cetaknya membutuhkan biaya yang cukup besar.

Pelaksana tugas (Plt)  Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Sumenep Zainurrosi menyampaikan, di Sumenep sendiri  tidak semua daerah siap dengan program kartu digital, karena terkendala jaringan tidak sampai ke semua daerah.

“Kartu itu yang mahal tintanya, lebih 1 juta per botol dan hanya bisa mencetak ratusan saja, kan kalau yang digital bisa dicetak sendiri,” ujarnya, Kamis (12/8/2021).

Menurutnya, penggantian kartu nikah fisik menjadi digital sesuai dengan Surat Edaran Ditjen Bimas Islam Nomor B-2361/Dt.III.II/PW.01/07/2021 terkait Penggunaan Kartu Nikah Digital. Artinya hanya menunggu stok kartu nikah fisik yang masih tersisa akan dihabiskan terlebih dahulu.

Rosi (sapaan akrabnya) menambahkan, selain kartu nikah digital, pasangan pengantin tetap akan menerima buku nikah dalam bentuk fisik. Sebab hanya dibutuhkan jika bepergian dan tidak usah membawa buku nikah.

Selanjutnya, layanan kartu nikah digital bisa diakses di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) yang telah terintegrasi dengan Sistem Informasi Manajemen Nikah (Simkah Web).

“Kalau di Sumenep tidak semua daerah bisa, karena terkendala sinyal kayak di Masalembu itu. Namun bisa dibuat di KUA lain, kartu nikah akan diberikan secara digital melalui nomor WhatsApp maupun email yang didaftarkan,” imbuhnya.

Namun, bagi pasangan pengantin yang menghendaki kartu nikah fisik, dapat mengajukan permohonan kepada kepala KUA selama persediaan kartu nikah di KUA masih ada. Sementara caranya untuk mendapatkan kartu nikah digital, tinggal datang ke KUA tempat menikah, data pernikahan dimasukkan ke dalam web Simkah, dan kartu nikah digital tinggal dikirim melalui email dalam bentuk soft file. (ara/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *