oleh

Kemenag Sumenep hanya Izinkan Satu Sekolah Gelar KBM Tatap Muka

Kabarmadura.id/SUMENEP-Uji coba kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka bagi sekolah di bawah naungan Kementrian agama (Kemenag) Sumenep, telag berlangsung sejak (24/8/2020). Namun, hanya satu sekolah yang dapat melakukannya, yakni Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sumenep, karena dinilai sudah memenuhi protokol kesehatan (Covid-19) Covid-19.Kepala Kemenag Sumenep M. Juhedi melalui Kepala Seksi Pendidikan dan Madrasah (Pendma) Zainurrosi mengatakan, setelah mendapatkan surat dari dari Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur mengenai uji coba tatap muka terbatas, Kemenag Sumenep sempat merekomendasikan 7 sekolah.

Sekolah tersebut antara lain MAN Sumenep, MTsN 1 Sumenep, MTsN 2 Sumenep, MTsN 3 Sumenep, MIN 1 Sumenep, MIN 2 Sumenep, MIN 3 Sumenep.
“Namun 6 sekolah yang direkomendasi gagal. Sebab, masih tidak memenuhi protikol kesehatan,” katanya, Selasa (25/8/2020).

Sejauh ini, hasil pantauan Kemenag Sumenep, uji coba KBM tatap muka di MAN Sumenep berjalan sesuai protokol kesehatan. Bahkan telah dikunjungi bupati bersama tim Gugus Tugas Covid-19 Sumenep dan dinyatakan layak.

Setelah berhasil menerapkan di MAN Sumenep, selanjutnya Kemenag Sumenep juga akan menerapkan ditingkat raudhatul atfal (RA) madrasah ibtidaiyah (MI) dan madrasah ibtidaiyah (MTs). Kini izinnya sedang diajukan ke tim Gugus Tugas Covid-19 Sumenep.

Diketahui, Kemenag Sumenep menaungi 1.571 sekolah, 549 RA, 548 MI, 321 MTs dan 153 MA. Jika uji coba yang dilakukan hingga akhir Agustus 2020 nanti berjalan normal, selanjutkan akan diterapkan di semua sekolah tersebut.

Sementara itu, Kepala MAN Sumenep Hairuddin juga menegaskan bahwa uji coba di sekolahnya cukup lancar, namun ada sebagian siswa yang tidak dizinkan orangtuanya. MAN Sumenep memiliki 1.260 siswa dan dari 36 kelas tersedia, namun hanya 11 kelas yang difugsikan. Masing-masing kelas akan diisi sebanyak 18 siswa.

“Rata-rata semua siswa dan siswi MAN dizinkan orangtuanya,” ujarnya. (imd/waw)

Komentar

News Feed