oleh

Kemenag Sumenep Hanya Mengurus Pendaftaran Umroh

KABARMADURA.ID, Sumenep – Akibat Covid-19 layanan haji dan umrah sempat dihentikan sementara. Saat ini, Pemerintah Arab Saudi kembali membuka pelaksanaan ibadah umrah per 1 November 2020. Hanya saja, wajib mengikuti ketentuan protokol kesehatan (prokes) yang menjadi tanggung jawab masing-masing travel atau lembaga yang memfasilitasinya.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep, A. Rifa’i Hasyim mengatakan, pelayanan pendaftaran umrah kembali aktif, dengan kuota terbatas.

”Kalau prokes kami tidak bisa banyak ikut campur, kami tidak mempunyai kewenangan, tergantung  travelnya itu. Prioritas kami adalah mereka yang sempat melakukan perjalanan, namun belum sampai sudah ditolak,” ujarnya, Senin (2/11/2020).

Sedangkan untuk kuota secara keseluruhan hanya sekitar 10 ribu jiwa secara national. Namun secara detail untuk Indonesia tidak ada kepastian. Sehingga, meski banyak atau setiap hari ada yang mendaftar maka akan menggunakan sistem antrian. Pihaknya berjanji akan terus melakukan koordinasi kepada pihak penyelenggara dan biro travel.

“ Agar tetap menjaga kesehatan para calon jamaah umrah dan menerapkan prokes Covid-19 yang sudah dianjurkan oleh pemerintah. Karena masih terbatas, maka kami tidak serta merta memberangkatkan, apalagi yang mendaftar masih ribuan juga, sekitar empat ribuan ini,” imbuhnya.

Rifai menambahkan, data sementara yang diterima dari biro travel, diperkirakan ada 10 rombongan yang akan berangkat dari kabupaten paling timur Pulau Madura ini. “Setiap rombongan terdiri dari 90 orang dan ada yang 40 orang, nanti akan kami konfirmasi lagi mengenai kepastian pemberangkatannya,” imbuhnya.

Sementara itu, Rumiati salah satu pendaftar baru berharap mendapatkan kursi, dari terbatasnya kuota di Kemenag. Sehingga bisa menunaikan ibadah umrah. “Saya masih berharap segera berangkat, karena usia manusia tidak bisa ditentukan, semoga bisa berangkat,” harapnya. (ara/ito)

 

Komentar

News Feed