Kemenag Sumenep Harap Patuhi SE Pelarangan Salat Idul Adha

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) DILARANG: Shalat idul adha tahun ini dilarang dikerjakan di masjid.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep sudah meneruskan surat edaran (SE) tentang Larangan Salat Idul Adha di masjid atau tempat keramaian lainnya di wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Masyarakat diminta untuk mentaati anjuran larangan tersebut.

Larangan itu sesuai SE Nomor 17 Tahun 2021 Tentang Peniadaan Sementara Peribadatan di Tempat Ibadah, Malam Takbiran Salat Idul Adha dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Kurban.

Bacaan Lainnya

Kasubbag Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kemenag Sumenep Hasyim mengatakan, tidak banyak yang bisa dilakukan kecuali meneruskan SE itu ke seluruh jajaran di bawah kinerjanya. Pihaknya hanya bisa mensosialisasikan pelarangan tersebut.

“Kami sudah sampaikan kepada kepala kantor urusan agama (KUA) se-Sumenep dan meminta mereka menyampaikan kepada masyarakat, Salat Ied dan peribadatan di tempat ibadah ditiadakan sementara, jadi di rumah masing-masing,” tuturnya, Rabu (7/7/2021).

Seperti diketahui bersama, Idul Adha jatuh pada tanggal 20 Juli 2021, bertepatan di hari terakhir PPKM Darurat. Pihaknya juga mengatur penyembelihan hewan kurban, agar dilakukan di tempat terbuka dan hanya dihadiri sedikit orang. Daging kurban juga akan langsung dikirim kepada mereka yang berhak.

“Di edaran itu sudah lengkap mulai pelarangan dan lain sebagainya, kami sendiri hanya menyampaikan itu petunjuk dari pusat,” imbuhnya.

Kendati ada sejumlah masyarakat yang masih keberatan atas SE itu, namun ia tetap berharap agar masyarakat memahami kondisi ini, apalagi di masa saat ini wabah Covid-19 semakin tinggi sebarannya. (ara/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *