Kemenag Sumenep Ingatkan Masa Berlaku Paspor CJH

(FOTO: KM/MOH RAZIN) PEMBERKASAN: Berkas-berkas CJH diverifikasi ulang karena dikhawatirkan ada paspor yang sudah kedaluwarsa.

KABARMADURA.ID | SUMENEP – Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep belum bisa memastikan pelaksanaan haji tahun 2022. Sampai saat ini belum ada surat resmi terkait pemberangkatan  calon jemaah haji (CJH). Kendati belum ada kepastian namun berkas-berkas sudah dilakukan verifikasi ulang.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Sumenep Innani Mukarromah menjelaskan, untuk pelaksanaan haji masih belum ada informasi resmi dari Kemenag. Sebagai bentuk antisipasi terkait pelaksanaan yang dimungkinkan dilaksanakan tahun ini, pihaknya sudah mulai melakukan verifikasi berkas CJH.

“Kami cuma meminta agar jemaah meng-kroscek paspornya barangkali sudah masuk batas waktu, sementara itu langkah awal kami, karena masih belum ada kepastian tahun ini akan melaksanakan atau tidak,” kata Innani.

Bacaan Lainnya

Sementara untuk kouta CJH di Sumenep sebanyak 671 orang, jumlah itu tetap utuh dan tidak ada pengurangan, meski sebanyak 10 lebih CJH memilih melakukan penarikan ongkos haji. Namun penarikan dana haji itu dilakukan oleh jemaah yang gagal berangkat pada tahun 2020 lalu. Sementara untuk tahun 2021 tidak ada yang melakukan penarikan.

“Yang harus dibayarkan itu sesuai dengan ongkos haji yang baru, karena bisa jadi uang pelunasan haji nantinya akan naik. Sesuai ketentuan nanti,” jelasnya.

Sementara untuk calon yang tidak menarik uang pelunasan, ketika ada panggilan berangkat, mereka tinggal berangkat saja tanpa harus menambah uang pelunasan, meski ada kenaikan ongkos haji.

“Kalau yang meninggal maka tetap bisa dialihkan ke ahli warisnya. Bisa langsung berangkat sesuai kuota saat ini,” papar dia.

Reporter: Moh Razin

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.