Kemenag Sumenep Jamin Mudahkan Perpanjangan Ijop

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) BELUM MERATA: Ratusan pondok pesantren di Sumenep masih tidak mengurus izin operasional (Ijop).

KABARMADURA.ID | SUMENEP-Pondok pesantren (ponpes) yang melakukan pendaftaran izin operasional (Ijop) dinilai masih minim. Sehingga, Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep berjanji akan turun ke lapangan untuk mengetahui kendala ponpes yang belum mengurus Ijop.

Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kemenag Sumenep Abd. Basit mengatakan bahwa Kemenag sudah berusaha semaksimal mungkin agar semua ponpes mengurus Ijop. Namun ia mengakui masih belum merata.

Bacaan Lainnya

“Dalam waktu dekat akan dilakukan pendekatan pada ponpes, karena ini memang tugas kami di Sumenep,” ungkapnya,  Selasa (11/01/2022).

Ia menguraikan, dari 411 ponpes, yang Ijop-nya sudah terbit masih 167 ponpes. Menurutnya, kondisi tersebut cukup memprihatinkan, sebab ponpes yang belum memiliki Ijop tidak akan mendapatkan bantuan.

“Setidaknya, kami akan terus berusaha agar semua ponpes mengurus Ijop. Kami sangat peduli atas ponpes di Sumenep,” ujarnya.

Selain itu, pria yang kerap disapa Basit itu menuturkan, masa berlaku Ijop yaitu lima tahun. Sehingga, jika telah habis dari masa berlakunya Ijop, ponpes diwajibkan untuk mengajukan perpanjangan. Basit juga menjanjikan, pihaknya akan menjamin kemudahan bagi ponpes yang hendak mengurus perpanjangan Ijop, selama persyaratan administrasi dapat terpenuhi.

“Kami cinta pondok pesantren. Oleh karena itu, akan terus kami lakukan yang terbaik untuk pesantren,” tutup Basit.

 

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *