Kemenag Sumenep Meminta CJH Tetap Optimis dan Bersabar

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) OPTIMIS: Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep Innani Mukarromah meminta agar CJH bersabar dan tetap optimis.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Meski ratusan calon jemaah haji (CJH) di Sumenep gagal berangkat, kondisi itu diharapkan tidak lantas menyurutkan langkah untuk menunaikan ibadah haji. Dalam kondisi tersebut Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep akan berusaha dengan sepenuh hati agar tahun depan CJH bisa berangkat ke Tanah Suci Makkah.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Sumenep Innani Mukarromah meminta agar para CJH tetap bersabar dan optimis. Sebab, gagalnya keberangkatan itu bukan hanya CJH asal Indonesia tetapi seluruh negara tidak diperkenankan lantara pandemi Covid-19 masih sulit dibendung.

Bacaan Lainnya

“Tetap bersabar, jika dilalui dengan penuh ikhlas maka pahalanya pasti berlipat. Penantian juga pasti dinilai berpahala, jadi tidak perlu khawatir,” kata Innani, Kamis (17/6/2021).

Apalagi keputusan tidak berangkatnya itu dia menegaskan, bukan hanya tingkat nasional saja, pemerintah Arab Saudi mengumumkan yang diberikan jatah haji hanya penduduk setempat atau yang berdomisili di Makkah. Itu pun juga dibatasi sekitar 10 ribu jemaah saja.

Dia menambahkan, hasil survei kecil-kecilan terhadap CJH di Kota Keris ini rata-rata legowo, bahkan ada yang bilang lebih baik ditunda saja, daripada hanya menjadi ancaman kesehatan, terutama bagi jemaah sendiri maupun jemaah di Tanah Suci Makkah.

“Meski tidak secara tertulis kami juga tanya-tanya dan menyampaikan imbauan langsung kepada para jemaah. Rata-rata sepakat ditunda memang, meski awalnya sebagian jemaah kecewa, tetapi akhirnya menerima,” imbuhnya.

Perempuan yang pernah bertugas di Kemenag Pamekasan itu juga mengimbau, agar senantiasa tetap berikhtiar dan berdoa, semoga wabah ini segera berlalu. Sehingga tidak hanya persoalan haji, persoalan lain juga kembali normal.

“Para jemaah tetap berdoa agar yang terbaik yang terjadi, dan semoga tahun depan sudah bisa berangkat,” pungkasnya. (ara/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *