Kemenag Sumenep Tolak Pengajuan Ijop Puluhan Ponpes, Karena Tidak Ada Pembelajaran Kitab Kuning

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) TERBUKA: Pendaftaran ijin operasional (ijop) pada pondok pesantren (ponpes) mulai dibuka kembali. Namun dari sekian yang mendaftar ada puluhan yang ditolak.

KABARMADURA.ID | SUMENEP -Setelah beberapa lama vakum, pendaftaran ijin operasional (ijop) pada pondok pesantren (ponpes) mulai dibuka kembali. Namun dari sekian yang mendaftar, Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep menolak pengajuan sekitar 10 ponpes.

Plt Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kemenag Sumenep Muh. Rifa’i Hasyim mengatakan, meski banyak yang daftar ijop, sebagian ponpes ditolak dan berkas dikembalikan. Sebab, tidak penuhi rukun ponpes.

Bacaan Lainnya

“Yakni pembelajaran di ponpes harus ada pengajian kitab kuning,” katanya, Rabu (24/11/2021).

Menurutnya, arkanul ma’had atau rukun ponpes setidaknya ada 5. Yakni, harus ada asramanya, tempat ibadah, pengasuh, santri mukim atau mondok, dan terakhir harus ada pembelajaran kitab kuning.

“Pembelajaran kitab kuning di sebagian pesantren tidak ada. Sehingga berkas perlu dikembalikan untuk dilengkapi,” ujar dia.

Dikatakannya, untuk total popes terdaftar sebanyak 410. Rinciannya, ponpes lama sebanyak 388 dan ponpes baru sebanyak 22. Sedangkan yang mengusulkan sebanyak 300 lebih. Harapannya, semua ponpes dianjurkan untuk mengurus ijop.

“Sebanyak 10 ponpes lebih yang tidak ada pembelajaran kitab kuning,” paparnya.

Harapannya, semua ponpes yang terdaftar di kemenag dapat mengantongi ijop. Dengan demikian, jika ada bantuan akan segera tersalurkan pada ponpes yang terdaftar dan memiliki ijop.

Pengurusan ijop berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang pondok pesantren. Pihaknya telah memberikan sosialisasi terkait pengajuan dan pendaftaran ijop ponpes.

“Saat ini masih dilakukan moratorium. Sehingga, tidak dapat diproses,” tandasnya.

Menurutnya, masa berlaku izin operasional ponpes berjalan selama jangka waktu 5 tahun, jika habis masa berlakunya ponpes wajib mengajukan perpanjangan izin operasionalnya kembali.

Bagi yang tidak mengurusnya, segera daftar,” tutur dia.

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *