oleh

Kemenag Terbitkan KMA Baru, Materi PAI dan Bahasa Arab Tidak Dihapus

Kabarmadura.id/Bangkalan-Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 165 tahun 2014 resmi digantikan dengan KMA Nomor 183 tahun 2019 tentang pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab di tingkat MI, MTs dan MA. Pemerintah juga menerbitkan KMA Nomor 184 tahun 2019 tentang Pedoman Impelementasi  Kurikulum pada madrasah.

Dalam kurikulum baru ini, tidak ada penghapusan terhadap materi PAI dan Bahasa Arab. Kedua materi ini tetap diajarkan, namun ada perbaikan substanti pembelajaran yang disesuaikan dengan perkembangan zaman.

Hal itu dibenarkan oleh Kasi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bangkalan Abdul Hamid. Ia menuturkan bahwasanya  terkait pembelajaran agama Bahasa Arab dan PendidikanAgama Islam (PAI) tidak dihapus. Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap isu yang berkembang di masyarakat bahwa ada penghapusan materi PAI dan Bahasa Arab di KMA terbaru.

Hamid menjelaskan bahwasanya dalam perubahan tersebut tidak mengalamiperubahan dalam sistem pembelajaran.

“Dalam pembelajaran tidak mengurangi sistem pembelajaran , namun ada sesi pengembangan baik dari materi dan juga penyesuaian dengan perkembangan zaman. Maka ada materi kelas satu diberikan kepada kelas tiga dan menteri kelas tiga ada yang diberikan di kelas 1 berdasarkan kajian yang berada  di pusat ,” ungkapnya.

Pihaknya menyampaikan, perubahan tersebut guna untuk menyesuaikan dengan adanya kebutuhan siswa.

“Dengan adanya peraturan tersebut guna untuk menyesuaikan kebutuhan siswa sehingga dengan adanya peningkatan zaman, pelajaran juga lebih ditingkatkan lagi,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu guru di salah satu Madrasah Aliyah Rusdi mengatakan, dengan adanya perubahan KMA tersebut maka alammnmmengikuti juknis dari kementrian agama.

“Kalau masalah itu kami cuma mengikuti juknis dari kementrian agama, jika dari kementrian A maka kami juga  ikut A,” jelasnya (sae/pai)

 

 

 

Komentar

News Feed