Kenaikan Investasi 10 Persen di Bangkalan Belum Tercapai

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) Kabid Informasi dan Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal DPMPTSP Bangkalan Jimmy Tria Sukmana

KABARMADURA.ID, BANGKALAN -Meski target investasi di Kabupaten Bangkalan mulai digalakkan sejak dua tahun lalu, laju perkembangannya masih berjalan lamban. Kondisi tersebut dibuktikan dengan belum tercapai target kenaikan hingga 10 persen setiap tahun. Meski demikian, secara umum ada peningkatan investasi.

Sesuai data, target investasi tahun 2020 berada di angka Rp309 miliar. Dari jumlah tersebut, mampu meningkatkan capaian hingga Rp320 miliar. Hanya saja, belum sesuai rencana kenaikan target hingga 10 persen per tahunnya. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Informasi dan Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bangkalan Jimmy Tria Sukmana, Senin (10/5/2021).

Bacaan Lainnya

“Kalau melihat potensinya memang sangat berpotensi, investasi ini sudah mulai terbuka dan diminati para investor. Sebelumnya pemerintah sudah menetapkan target kenaikan investasi sebesar 10 persen dari tahun sebelumnya. Setiap tahun memang harus naik, jadi tahun ini harusnya target kami Rp340 miliar,” ujarnya.

Pihaknya menegaskan, secara umum pemerintah mampu mencapai target kenaikan 10 persen tersebut. Bahkan, mampu melebihi ketentuan kenaikan target per tahunnya. Sebab, daerah dengan slogan sebagai kota dzikir dan sholawat ini sudah menjadi kawasan kemaritiman.

“Tetapi setelah dikeluarkan hasil pertimbangan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) belum terpenuhi. Saya kira jika ini tetap berjalan ditempat, kami juga tidak bisa banyak bergerak,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Bangkalan Mujiburrahman menyampaikan, dengan dimudahkan dan menjadi sorotan bupati dan legislatif, seharusnya target investasi bisa diupayakan dari banyak sektor. “Untuk kenaikan investasi ini kami butuh reputasi, jadi segeralah ada pembenahan,” sarannya.

Apalagi, pihaknya juga memberikan dukungan terbentuknya kawasan kemaritiman di Bangkalan. Dengan harapan, investasi dan target pendapatan asli daerah (PAD) bisa dimaksimalkan dengan baik. sehingga, mampu memberdayakan dan memajukan daerah Bangkalan.

“Kami dukung, dan tentu ini juga diharapkan agar menjadi keseriusan bersama, demi memaksimalkan segala potensi yang ada,” tukasnya. (hel/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *