Kendaraan Ber-BBM Dilarang Berada di Objek Wisata Pulau Giliyang

News, Headline25 views

KABAR MADURA | Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengimbau kendaraan bermotor berbahan bakar minyak (BBM) tidak lagi berlalu-lalang di Pulau Giliyang.

Hal itu dilakukan untuk mendukung keberadaan wisata di pulau yang disebut mengandung oksigen terbaik kedua di dunia tersebut.  Sehingga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep berencana menambah kedaraan listrik di area pulau tersebut.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memang mengimbau agar motor dengan BBM tidak semakin liar di pulau  tersebut.

“Memang kami sering mengimbau, agar tetap tidak tercemar kadar oksigennya,” kata dia.

Pihaknya bakal menyediakan sepeda listrik. Sebab, keberadaannya dibutuhkan untuk mempermudah akses masyarakat menuju lokasi wisata.

Baca Juga:  Pembelian Pabrikan Sukses Tutup Jumlah Produksi Tembakau di Pamekasan

Pada tahun 2023 lalu.  Pemkab Sumenep sudah menyediakan puluhan kendaraan listrik di lokasi wisata. Motor listrik itu mereupakan corporate social responsibility (CSR) dari salah satu perusahaan negara.

“Tahun lalu kami sudah ada 10 kedanraan listrik yang ditaruh di Pulau Giliyang,” paparnya.

Cak Fauzi menegaskan, keberadaan kendaraan listrik tersebut memang penting untuk berada di Pulau Giliyang. Sebab, motor listrik tidak akan merusak polusi udara atau oksigen di wilayah setempat.

Selain itu, kendaraan listrik tersebut juga berfungsi untuk membawa pengunjung dari pelabuhan ke lokasi wisata. Sebab, potensi wisata yang ada di Giliyang cukup banyak. Selain kadar oksigennya yang bagus, juga terdapat wisata Batu Canggah dengan pemandangan pantai yang indah. Termasuk berbagai wisata lainnya seperti, adat, sejarah dan sebagainya.

Baca Juga:  Normalisasi Tidak Mampu Taklukkan Banjir Sumenep yang Rutin setiap Tahun

“Keberadaan oksigen di Giliyang memang harus kita jaga bersama. Ini kekayaan Sumenep yang tidak dimiliki daerah lain di Indonesia,” imbuhnya.

Untuk penambahan kendaraan listrik tersebut, pihaknya akan mengupayakan diambilkan dari CSR berbagai perusahaan.

Pewarta: Moh. Razin

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *