Kepala BPBD Sampang Tanamkan Jiwa Disiplin dan Jujur dalam Mengemban Tugas

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) Mengenal Kepala BPBD Sampang Asroni

KABARMADURA.ID | Wajahnya berseri, murah senyumnya. Itulah yang tampak pada sosok Asroni.  Kedisiplinan dan kepandaiannya, mengantarnya dipercaya sebagai kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang.

FATHOR RAHMAN, SAMPANG

Bacaan Lainnya

Asroni sudah banyak mengabdi untuk kemajuan Sampang. Kiprahnya sebagai aparatur sipil negara (ASN) sudah lama. Bahkan pernah bertugas di sejumlah posisi yang berbeda. Seperti, di Dinas Perhubungan (Dishub).

Sehingga kedisiplinan dalam bekerja bukan hal yang baru. Sebab sudah terlatih dengan baik. Tidak pelak, sikap tersebut hingga saat ini masih diterapkan sebagai pucuk pimpinan BPBD di daerah yang identik dengan slogan Kota Bahari.

Pada awal Januari 2021, Asroni ditunjuk menahkodai BPBD. Dia dilantik oleh Bupati Sampang H. Slamet Junaidi. Sejak itu, Asroni dituntut menunjukkan kemampuan di bidangnya. “Alhamdulillah saya dipercaya sama bapak bupati dan saya tidak akan main-main dengan amanah ini,” ujarnya, Kamis (28/10/2021).

Dia mengaku, untuk menjalankan roda organisasi di internal instansinya membutuhkan kedisiplinan. Sehingga dia meminta semua petugas mengutamakan kedisiplinan. Sebab organisasi perangkat daerah (OPD) BPBD merupakan lembaga pemerintah yang berperan aktif terhadap masyarakat.

“Jika disiplin dalam bekerja, hasilnya lebih baik. Jika pekerjaan dilakukan dengan disiplin, maka akan selesai dengan sempurna. Kedisiplinan dimulai dengan jam kerja. Selanjutnya menjalani tugas masing-masing atau secara individu,” sarannya.

Pihaknya menggambarkan dalam tugas dan wewenangnya, jika terjadi bencana kedisiplinan tim BPBD harus diutamakan.  Sebab berkaitan dengan pertolongan kepada masyarakat. “Dan kami harus siap kapan saja,” tegasnya.

Tidak hanya itu, adanya sikap disiplin harus dibarengi kejujuran. Sehingga tidak ada pihak yang dirugikan. Terutama saat bekerja di lapangan. “Petugas dari BPBD tidak boleh berbohong untuk memudahkan pekerjaannya,” paparnya.

Sedangkan tugas dan fungsi setiap OPD sudah diatur. Ketika bencana, BPBD bertugas melakukan pertolongan kepada masyarakat. Termasuk pendataan dampak bencana. Sementara untuk logistik sudah ditangani OPD lain.

“Maka kedisiplinan dan kejujuran sangat penting. Baik petugas BPBD yang di lapangan maupun di dalam kantor,” tuturnya.

Redaktur: Totok Iswanto

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *