KEpala Kemenag Sumenep Tidak Tahu Tujuan Dana PHLN

  • Whatsapp
M. Juhedi: Kepala Kantor Kementerian Agama Sumenep.

Kabarmadura.id/SUMENEP-Kementerian Agama Republik Indonesia mengajukan pinjaman sebesar Rp3,7 triliun ke Bank Dunia (Word Bank) dengan dalih untuk meningkatkan kualitas pendidikan madrasah lewat dana pinjaman dan hibah luar negeri (PHLN).

Mengetahui informasi tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Sumenep M. Juhedi justru mengaku belum mengetahui dana tersebut akan difokuskan ke program apa.

“Seumpama dari pusat itu ada petunjuk teknisnya, itu tergantung pusat. Kami kalau ada dana dari pusat itu melihat keperuntukannya,” ungkap Juhedi saat ditemui di kantornya, Selasa (9/7).

Kepala kantor Kemenag Sumenep yang baru dilantik Senin kemarin itu (8/7) itu menegaskan bahwa dirinya merasa kurang enak untuk mengomentari hal itu, namun yang pasti, ia akan menggunakan hal tersebut untuk peningkatan pendidikan di bidang agama dan haji serta meningkatkan kualitas pelayanan.

Mengenai kualitas madrasah yang berada di Sumenep khususnya, Juhedi mengklaim bahwa slogan “lebih baik madrasah dan madrasah lebih baik,” sudah terwujud. Akan tetapi, ia tidak menunjukkan bukti secara riil, hanya dilihat banyaknya siswa-siswi Sumenep yang mempunyai prestasi.

Demikian pula dengan fasilitas madrasah, meskipun tidak berstatus negeri, berbagai madrasah, menurut Juhedi, sudah bagus dibandingkan dengan sekolah-sekolah negeri, tidak bisa serta merta menyepelekan madrasah atau lembaga pendidikan di bawah naungan Kemenag Sumenep. (mad/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *