Kepastian Penetapan Pemenang Pilkada Sumenep Ditentukan 18 Januari

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) BELUM RAMPUNG: Kendati sudah dinyatakan menang dari hasil rekapitulasi suara, pasangan Fauzi-Eva tetap menunggu Mahkamah Konstitusi (MK).

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Meski tidak ada perkara dan sengketa hasil pilkada, penetapan bupati dan wakil bupati terpilih dalam PilkadaSumenep 2020, tetap menunggu rekomendasi Mahkamah Konstitusi (MK).

KomisionerKomisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep Sumenep Rafiqi mengungkapkan, penetapan hasil terpilih masih menunggu Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) yang akan dikeluarkan oleh MK sekitar pertengahan bulan Januari 2021.

Bacaan Lainnya

“Kalau kabarnya tanggal 18 ini. Tetapi pemberitahuan secara formal masih belum ada. Ya tidak dapat dipastikan masih penetapannya,” katanya, Kamis (14/1/2021).

Meski tidak ada kasus yang diajukan ke MK, sebelum pelantikan dilaksanakan, masih ada beberapa tahapan yang harus dirampungkan.

Alumnus Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) itu juga mengungkapkan,tidak hanya di Sumenep, seluruh kabupaten atau kota yang melaksanakan pilkada juga masih menunggu keputusan.

“Ada dua tahap yang harus diselesaikan oleh KPU, yakni penetapan calon terpilih setelah keluarnya BRPK dan pengusulan pelantikan calon terpilih kepada gubernur Jawa Timur, ” terangnya.

Artinya, ketika sudah ditetapkan dan sudah diajukan, tugasnya sudah selesai, sebab proses pelantikan dan konsepnya sudah bukan kewenangannya.

Seperti diketahui, hasil pleno rekapitulasi pemilihan Pilkada Sumenep menyatakan pasangan calon nomor urut satu, Ahmad Fauzi dan Dewi Khalifah unggul dengan perolehan suara 51,9 persen dari paslon nomor urut dua yaitu Fattah Jasin dan Kiai Ali Fikri. (ara/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *